Bunga Pohon Tabebuya Mekar di Tepi Jalan, Ini Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh

ARASYNEWS.COM – Di tepi jalan pada salah satu sudut kota Bukittinggi terlihat pohon Tabebuya memekarkan bunganya.

Keberadaannya dekat simpang arah ke Pakan Kamih. Berada ditepi jalan yang ramai dilalui kendaraan.

Terlihat bunga berwarna putih bermekaran menutupi rimbunnya hijau dedaunan. Indah dan cantik terlihat.

Untuk diketahui, Bunga tabebuya memiliki berbagai macam warna. Yang paling umum dijumpai adalah warna kuning, putih, merah muda, dan ungu. Selain itu, ada juga varian warna lain seperti merah, magenta, dan juga ungu dengan motif garis-garis di dalam bunganya

Sementara itu, bunga tabebuya putih ini terlihat sangat elegan dan seringkali dikaitkan dengan keindahan bunga sakura.

Tabebuya impetiginosa adalah nama lain untuk tanaman berbunga dari keluarga Bignoniaceae ini.

Dirangkum dari berbagai sumber, ternyata bunga. Tabebuya ini menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh.

Kulit bagian dalam dari beberapa spesies ini memiliki sifat obat. Kulit Tabebuya impetiginosa bisa dibuat menjadi teh yang disebut Lapacho atau “tahibo.”

Rasanya pahit sehingga kebanyakan baru bisa dikonsumsi setelah diekstrak menjadi pil atau cairan.

Dikutip dari pakar herbal sekaligus Ketua PDPOTJI Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania, menyebutkan bahwa tabebuya merupakan tanaman asli El Salvador, Amerika Tengah yang akrab disebut Pau d’arco.

“Bunga tabebuya ada manfaatnya secara tradisional tapi riwayat pemakaian untuk pengobatan adanya di El Savador karena ini tanaman asli dari sana,” ujar Inggrid, dikutip dari Kompas, Ahad (20/10/2024).

Berikut beberapa manfaat tabebuya untuk kesehatan:

  • Mengatasi anemia dan sembelit

Inggrid menjelaskan, masyarakat Amerika sering memakai rebusan kulit kayu tabebuya untuk membantu mengatasi anemia dan konstipasi atau sembelit.

  • Meredakan peradangan

Inggrid melanjutkan, rebusan bunga, daun, dan akar tabebuya juga berpotensi menurunkan demam dan membantu meredakan nyeri. Misalnya, nyeri radang amandel atau amandel, serta nyeri otot.

Penelitian in vitro dan in vivo yang dilakukan untuk menguji manfaat tabebuya pada hewan uji juga menunjukkan, tanaman ini bersifat antioksidan, antiperadangan, serta bisa membantu memelihara kesehatan hati atau hati.

Senyawa beta-lapachone dari tabebuya bersifat antiinflamasi atau antiperadangan. Ini berarti tanaman itu bisa digunakan untuk mengelola radang.

Beta-lapachone juga membantu melindungi sel otak, mengurangi stres oksidatif, mencegah radikal bebas berlebih, dan menurunkan risiko peradangan yang memicu penyakit jantung, demensia, dan penyakit Parkinson.

  • Menjaga daya tahan tubuh dan kolesterol

Inggrid mengungkapkan, tabebuya juga terkadang dipakai untuk menjaga imunitas atau daya tahan tubuh, terutama pada orang yang memiliki gangguan imun.

Hasil rebusan tabebuya banyak diminum masyarakat di Amerika untuk menjaga imunitas tubuh.

Menurut dia, penelitian pada hewan juga menyatakan tabebuya bisa membantu menjaga kadar kolesterol. Namun, penelitian ini baru dilakukan pada hewan uji dan belum diujikan pada manusia.

Sementara dilansir dari Healthline, senyawa alfa-lapachone dan beta-lapachone di tabebuya juga berperan menyembuhkan luka.

Kedua senyawa mempercepat migrasi sel yang bantu meregenerasi sel dan merangsang produksi protein penyembuh luka.

Selain itu, kulit pohon tabebuya juga diyakini berkhasiat dalam pengobatan atau pencegahan infeksi bakteri, virus, parasit, atau jamur pada manusia.

Efek samping mengkonsumsi Tabebuya

Meski memiliki sejumlah manfaat baik untuk kesehatan, namun Tabebuya juga memiliki efek samping jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.

Inggrid pun mewanti-wanti agar tanaman tersebut tidak sembarangan dipakai, terutama untuk mengobati kanker.

“Untuk penggunaan rebusan kulit batang tabebuya untuk kanker tidak disarankan karena ditakutkan ada zat lapahone yang toksik kepada sel-sel sehat bukan hanya sel kanker,” katanya.

Cara memetik manfaat tabebuya untuk kesehatan

Sebenarnya, Tabebuya dapat dikonsumsi dalam bentuk ekstrak kapsul, tablet, atau ramuan dan teh tabebuya hasil seduhan tanaman tersebut.

Dosis aman konsumsi tabebuya yang telah diteliti umumnya aman sekitar 250 miligram hingga 3.750 miligram sehari. Diketahui, dosis suplemen tabebuya yang beredar sekitar 1-2,5 miligram dan kapsul 500 mg-1 gram.

Dilansir dari Dr Axe, bagian tanaman tabebuya yang paling bermanfaat adalah kulit pohon bagian dalam yang sudah dewasa.

Kulit tabebuya perlu disimpan dan melewati proses khusus usai dipanen agar manfaatnya maksimal.

Cara membuat teh rebusan dari tabebuya:

  • Masukkan dua sendok teh kulit kayu tabebuya ke dalam empat cangkir air mendidih
  • Rebus dengan api kecil selama 20 menit
  • Angkat dari api dan biarkan teh tabebuya dingin selama setidaknya satu jam
  • Saring airnya
  • Minumlah teh dalam porsi kecil.

Tabebuya yang akan dikonsumsi harus disimpan di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari sinar Matahari langsung.

[]

You May Also Like