ARASYNEWS.COM – Kabupaten Limapuluh Kota memiliki luas 3.355 km². Topologi daerah Kabupaten Lima Puluh Kota bervariasi antara datar, bergelombang dan berbukit-bukit dengan ketinggian dari permukaan laut antara 110 meter hingga 2.261 meter. Di daerah ini terdapat tiga buah gunung api yang tidak aktif yaitu Gunung Sago (2.261 m), Gunung Bungsu (1.253 m) dan Gunung Sanggul (1.495 m).
Sebagian besar daerah di Kabupaten Limapuluh Kota merupakan daerah perbukitan dan lereng. Sekitar 34% dari total luas wilayahnya merupakan daerah lereng dengan klasifikasi lereng >40%.
Dari sekian banyak bukit di kabupaten ini terdapat satu bukit yang dinamai bukit Nyunyuang. Lokasinya berada di kecamatan Guguak. Bukit ini masih menjadi misteri dan ada dugaan jika bukit ini adalah sebuah bangunan piramida, karena fisiknya berbentuk seperti limas.
Pada tahun 2012, pernah dilakukan penelitian pada bukit ini. Peneliti dari tim peneliti bencana Katastropik Purba pernah mengekspos hasil penelitiannya dan menduga bukit ini adalah Piramida.
Anggota tim itu sendiri, di antaranya adalah Ahli Geologi Andang Bachtiar, serta Hilman Chaniago. “Sebelumnya ada penelitian arkeologi, bahwa itu ada bangun purba di atasnya. Lalu, Andang Bachtiar bersama Hilman Chaniago melakukan penelitian geologinya,” kata Ahli Geologi Sumbar, Ade Edward, dikutip dalam keterangannya.
Menurut Ade Edward, saat itu tim mengebor hingga kedalaman 20 meter dan menemukan lapisan pasir.
Selain itu, dikabarkan, tim juga menemukan rongga di badan bukit dan ruangan bertingkat. Temuan itu kemudian mengarah ke dugaan bangunan Piramida.
“Yang perlu pembuktian itu adalah apakah bebatuan dari tubuh bukit itu alami atau buatan manusia. Itu bisa melalui pengeboran inti,” kata Ade Edward.
Meski dugaan awal tim tersebut adalah sebuah bangunan piramida, namun Ade Edward menegaskan perlunya pengujian dan penelitian eksplorasi geologi bawah permukaan. Serta juga butuh waktu panjang dan biaya yang sangat besar untuk pembuktian penelitian tersebut.
“Butuh biaya besar, makanya pemerintah kesulitan untuk membiayainya. Selain itu banyak metoda yang harus dilakukan,” terang Ade Edward.

Keuntungan Jika Bukit Nyunyuang adalah Bangunan Piramida
Jika nantinya ada penelitian lebih lanjut dan jika memang terbukti bahwa Bukit Nyunyuang itu adalah sebuah Piramida, maka ada banyak keuntungan bagi warga sekitar.
Menurut Ade Edward, jika bukit tersebut terbukti sebagai Piramida, maka akan menjadi destinasi wisata baru bagi wilayah sekitar.
“Ini bisa menjadi cagar budaya yang bernilai tinggi,” tukas Ade.
Selain itu, dikatakannya juga, bukit Nyunyuang ini juga bisa menjadi pusat penelitian peradaban masa lalu, serta menjadi pusat edukasi.
Peninggalan yang Belum Terungkap
Dikatakan juga, banyak peninggalan-peninggalan masa lalu di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat yang belum terungkap.
Selain Bukit Nyunyuang ini, juga ada perbukitan lainnya yang berbentuk seperti limas yang patut menjadi pusat penelitian. Beberapa diantaranya yang terlihat dipermukaan adalah adanya beberapa peninggalan, seperti adanya ribuan Menhir di kawasan Maek juga belum banyak diteliti.
“Di kawasan Andaleh Taram juga ada goa-goa, yang saya perkirakan goa itu adalah buatan manusia zaman purba,” kata Ade Edward.
Lebih lanjut, dikatakan juga, Kabupaten Limapuluh Kota merupakan salah satu daerah tua, oleh karena itu banyak penemuan peninggalan-peninggalan zaman dulu, seperti kawasan Lembah Harau, Taram, Halaban, Maek, Kapur IX, dan lainnya. []