ARASYNEWS.com — Dalam sebuah hadis dari ‘Auf bin Malik ra, Baginda Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Sebaik-baik pemimpin kalian adalah yang kalian mencintai mereka dan mereka pun mencintai kalian. Mereka mendo’akan kalian dan kalian pun mendo’akan mereka. Sejelek-jelek pemimpin kalian adalah yang kalian membenci mereka dan mereka pun membenci kalian, juga kalian melaknat mereka dan mereka pun melaknat kalian.”
Kemudian ada yang berkata, ”Wahai Rasulullah, tidakkah kita menentang mereka dengan pedang?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak, selama mereka masih mendirikan shalat di tengah-tengah kalian. Jika kalian melihat dari pemimpin kalian sesuatu yang kalian benci, maka bencilah amalannya dan janganlah melepas ketaatan kepadanya.” (HR. Muslim no. 1855).
Hadis ini menunjukkan bahwa di antara para penguasa dan pemimpin kaum Muslimin ada orang yang saleh, namun ada pula orang yang fasik dan rendah agamanya. Meskipun demikian, tidak boleh memberontak terhadap mereka selama mereka masih menjaga pelaksanaan syiar-syiar Islam, terutama sekali shalat.

Hingga saat ini, yang dialami masyarakat di Indonesia dan bahkan sejak dahulu, kebijakan yang diputuskan dan diberlakukan para pemimpin serta perbuatannya terkadang kerap menyimpang dan menyengsarakan rakyatnya. Dan bahkan menurut mereka itu benar dan mereka berlindung dibalik para penjaganya.
Islam mengajarkan cara terbaik untuk “menegur” pemimpin atau penguasa. Dimulai dari dalam hati, dengan ucapan, dan hingga dengan perbuatan.
Menasehati atau juga menegur ini terhadap pemimpin yang telah menyimpang dan berbuat zalim.
Cara menasehati pemimpin dapat juga dilakukan secara langsung atau dan empat mata dengan bahasa yang santun.
Tapi, jika hal itu tidak memungkinkan, atau jika Anda menghadapi pemimpin yang zalim, jalan terbaik adalah mendoakan mereka agar mendapat hidayah
Doa Memohon Kebaikan dan Hidayah untuk Pemimpin
Doa ini dipanjatkan kepada Allah SWT agar memberikan petunjuk kepada pemimpin agar bertindak adil dan membawa kemaslahatan.
Allahumma ashlih wulāta umūrinā, Allahumma waffiqhum limā fīhi ṣalāḥul islāmi wal muslimīn.
Artinya: “Ya Allah, perbaikilah para pemimpin kami. Ya Allah, berikanlah taufik kepada mereka untuk melakukan apa yang membawa kebaikan bagi Islam dan kaum Muslimin.”
Doa Perlindungan dari Kezaliman Pemimpin
Jika Anda merasa takut atau terancam dengan kebijakan/kezaliman seorang pemimpin, Anda bisa membaca doa perlindungan berikut:
Allāhumma innī a’ūdzu bika min sharr […] (sebutkan nama pemimpin) atau Allāhumma innī aj’aluka fī nuḥūrihim, wa na’ūdzu bika min shurūrihim.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku menjadikan-Mu di leher mereka (agar menolak kejahatan mereka) dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan mereka.”
Doa Memohon Agar Pemimpin yang Buruk Bertobat sehingga Menjadi Baik
Berdoa dan memohon perlindungan kepada Allah SWT merupakan salah satu cara agar dapat terbebas dari tekanan yang diterima dari pemimpin.
Berikut ini adalah doa agar pemimpin menjadi baik yang dikelilingi orang baik.
اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيْهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ اْلإِسْلَامِ وَالْمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَعِنْهُمْ عَلَى الْقِيَامِ بِمَهَامِهِمْ كَمَا أَمَرْتَهُمْ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوْءِ وَالْمُفْسِدِيْنَ وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ وَالنَّاصِحِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ كُلِّ مَكَانٍ
Allahumma ashlih wulaa ta umuurinaa, Allahumma waffiq hum limaa fiihi shalaa huhum wa shalaa hul islaami walmuslimiina, Allahumma a’inhum ‘alalqiyaami bimahaa mihim ka maa amartahum yaa rabbal’aalamiin.Allahumma ab’id ‘anhum bithaanatas suu i wal mufsidiina wa qarrib ilayhim ahlalkhayri wannaashihiina yaa rabbal’aalamiina. Allahumma ashlih wu laata umuuril muslimiina fii kulli makaanin.
Artinya: Ya Allah, jadikanlah pemimpin kami orang yang baik. Berikanlah taufik kepada mereka untuk melaksanakan perkara terbaik bagi diri mereka, bagi Islam, dan kaum muslimin. Ya Allah, bantulah mereka untuk menunaikan tugasnya, sebagaimana yang Engkau perintahkan, wahai Rabb semesta alam.Ya Allah, jauhkanlah mereka dari teman dekat yang jelek dan teman yang merusak. Juga dekatkanlah orang-orang yang baik dan pemberi nasihat yang baik kepada mereka, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jadikanlah pemimpin kaum muslimin sebagai orang yang baik, di mana pun mereka berada.
Adab dalam Menasihati Pemimpin
-Hindari Mencela di Depan Umum. Menurut ajaran Islam, mencela pemimpin di muka umum atau media sosial tidak akan memperbaiki keadaan, melainkan hanya memicu fitnah dan memperkeruh suasana hingga perselisihan.
-Sampaikan dengan Santun. Rasulullah SAW menganjurkan untuk menyampaikan nasihat dengan cara yang baik.
Semoga kita semua terhindar dari para pemimpin yang zalim dan kebijakannya yang menyengsarakan. Aamiiin
Wallahu alam bish shawab
[]