ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Walikota Pekanbaru Firdaus mengklaim di Kota Pekanbaru tidak ada lagi wilayah rukun warga (RW) yang berada di zona merah penyebaran Covid-19.
Artinya, angka penyebaran Covid-19 di setiap yang ada di ibukota Provinsi Riau itu di bawah 10 rumah. Meski sudah ada penurunan, Walikota mengingatkan agar jangan kendor terapkan protokol kesehatan (Prokes).
“Meskipun mengalami penurunan, Pemko tetap akan terus lakukan upaya agar kasus Covid-19 terus menurun. Salah satunya adalah terus menggesa melaksanakan vaksinasi Covid-19,” kata Walikota, Jum’at (21/5/2021).
Diakui Firdaus, saat ini, masih ada sekitar 630 ribu warga Pekanbaru yang belum mendapatkan vaksin. Selain itu, juga yang paling penting ditegaskan walikota, semua pihak untuk tetap bersama menjalankan Prokes.
“Protokol kesehatan ketat juga mesti dilakukan di lingkungan rumah tangga. Sebab salah satu klaster penambahan kasus Covid-19 di Pekanbaru berasal dari klaster rumah tangga,” jelasnya.
“Dari hasil evaluasi kita, hari ini sudah tidak ada RW yang masuk zona merah,” ujar Walikota Pekanbaru Firdaus.
Dari data Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19, kata Firdaus, sebagian besar RW di kota Pekanbaru sudah masuk zona kuning dengan tingkat resiko penularan rendah.
“Saat ini, 45 persen RW sudah di zona kuning, kurang 10 persen orange, sisanya zona hijau. Jadi yang zona hijau juga sudah bertambah,” terang Firdaus.
Ia juga mengatakan, PPKM untuk sementara waktu difungsikan secara terbatas karena mengalami penurunan. Dan ini, agar pergerakan masyarakat dapat kembali pulih untuk pertumbuhan ekonomi. []