ARASYNEWS.COM – Aksi brutal tentara Israel beredar di media sosial. Cuplikan video dan foto memperlihatkan tentara Israel memukul warga Palestina dan bahkan saat sedang menjalankan ibadah.
Dalam cuplikan video terlihat warga Palestina tetap tersenyum meskipun mendapat perlakuan yang tidak wajar. Salah satunya yang dialami seorang gadis bernama Mariam al Afifi.
Ia diseret di jalan, jilbabnya ditarik dan juga dipukuli oleh seorang aparat Israel. Bahkan tangannya pun diborgol di belakang punggung
Gadis Palestina itu diketahui merupakan seorang aktivis. Mariam ternyata dikenal sebagai musisi dan peduli dengan masyarakat. Ia adalah pemain basa di kelompok Orkestra Pemuda Palestina.
Jurnalis CNN Abir Salman kemudian merekam video ketika Mariam sedang duduk di tanah di samping mobil aparat Israel. Dia sedang dijaga oleh seorang tentara Israel sementara aparat menindak demonstran yang lain.
Dan yang paling mengesankan adalah sikap keberaniannya menentang kebrutalan tentara Israel.
“Apa salah saya? Karena membela gadis kecil yang dipukuli? Karena itu saya ditangkap? Membela orang yang akan diusir dari rumah mereka?” tanya Mariam kepada tentara Israel yang menjaganya. Dan tentara yang ditanya hanya diam saja.
“Bagaimana perasaan Anda? Saya tahu Anda hanya manusia biasa dan mungkin Anda juga punya keluarga, punya anak. Anda mau anak Anda tumbuh dewasa untuk membela pihak yang salah? Membela para penindas?,” kata Mariam.
“Apa ini yang Anda inginkan sewaktu masih muda, sewaktu masih kecil? Berada di pihak yang salah? Apa ini yang Anda mau? Sewaktu Anda masih kecil, punya impian besar, apakah ini yang Anda inginkan? Berada di pihak yang salah?,” kata Mariam lagi.
Kebrutalan yang dilakukan tentara Israel ini telah mendapat kecaman dari berbagai negara di dunia. Dan bahkan meminta PBB mengambil sikap untuk penyelesaian kasus konflik yang terus terjadi antara Israel dan Palestina. []