Gempa Bumi Porak-poranda Filipina, Indonesia Juga Merasakan

ARASYNEWS.com — Gempa berkekuatan M7.8 guncang negara Filipina pada Senin (8/6/2026) siang pukul 07:32:42 WITA.

Didalam video yang diterima, terlihat di salah satu sekolah, para siswa dan guru berusaha berpegangan ke tanah akibat guncangan yang terjadi saat upacara bendera di Sekolah Dasar Mahayahay, Davao Occidental.

Gempa M7.8 ini merupakan gempa terkuat di tahun 2026 hingga 8 Juni 2026. Dan bahkan membuat sejumlah bangunan runtuh.

Dalam data, korban jiwa akibat gempa ini terus bertambah yang merupakan warga Filipina.

Dampak Gempa M7.8 Mindanao, Filipina

Diketahui pusat gempa di wilayah selatan Mindanao, Filipina. Berkekuatan M7.8 yang terjadi pada Senin, 8 Juni 2026 pukul 07:37 WITA (06:37 WIB).

Data sementara (pukul 18.00 wib) korban yang meninggal dunia terdata 32 orang, lebih dari 134 warga luka-luka, dan beberapa lainnya dilaporkan hilang akibat tertimpa reruntuhan serta tanah longsor (khususnya di wilayah Sarangani dan General Santos) wilayah Filipina.

Kerusakan fisik bangunan terjadi ada fasilitas publik, pusat perbelanjaan, jalan utama, dan jembatan. Ada yang runtuh dan retak.

Untuk tsunami, tercatat dengan ketinggian 1,48 meter yang terjadi di Sarangani.

Dari data, gempa yang terjadi ini bahkan dirasakan di Indonesia, yakni Kalimantan dan Sulawesi.

Guncangan yang terasa pada skala maksimal MMI V di beberapa wilayah seperti Sulawesi Utara.

Korban sementara sebanyak 3 orang luka-luka dan sejumlah bangunan rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang di Sulawesi Utara.

Untuk tsunami, tercatat dengan ketinggian 0,83 meter di Sulawesi Utara.

Hingga saat ini, gempa susulan masih terus terjadi di sekitar pusat gempa. Masyarakat di wilayah terdampak, khususnya Sulawesi Utara dan sekitarnya, dihimbau untuk tetap tenang dan tidak panik, namun tetap waspada.

[]

You May Also Like