ARASYNEWS.COM, LIMAPULUH KOTA – Lembah Harau yang berada di Kabupaten Limapuluh Kota provinsi Sumatera Barat terus menjadi salah satu tujuan para wisatawan baik dari dalam provinsi dan luar provinsi.
Kawasan ini menjadi surganya wisata alam karena suasana yang asri yang terdapat hamparan sawah dan ladang milik masyarakat, perbukitan, dan air terjun.
Kawasan ini terus mendapat pembenahan terutama pada tempat-tempat destinasi wisatanya dan bahkan juga ada tempat-tempat penginapan yang bisa dimanfaatkan para traveler.
Dan yang baru-baru ini viral di media sosial dan menjadi tempat yang banyak dikunjungi adalah bernama Swarnabhumi Harau.
Lokasinya berada di tengah-tengah hamparan sawah di Lembah Harau kecamatan Harau. Kabupaten Limapuluh Kota.
Sangat mudah mencapai lokasi ini, karena berada di tengah-tengah hamparan persawahan.
Swarnabhumi Harau, dikatakan Manajer Operasional, Ilham Sentosa, mengatakan destinasi wisata yang baru ini dihadirkan oleh Asia Farm, Pekanbaru, Riau. Pihak pengelola telah melakukan kerjasama dengan pemerintah dan masyarakat Nagari Harau, Kecamatan Harau.
Dijelaskannya, Swarnabhumi Harau hadir dengan tema selfie, resto, dan stay. Dengan tema ini, para traveler yang datang berkunjung tidak hanya sekedar berswafoto saja, tetapi juga dapat menikmati berbagai macam menu kuliner yang tersedia. Ada restoran yang menyajikan menu-menu lezat sembari menikmati suasana nyaman.
Dan selain itu, bagi para traveler yang datang juga bisa bermalam di arena glamping (glamour camping) dan villa.
Untuk spot foto, ada banyak tempat yang tersedia dengan view yang indah dan instagramable.
“Ada puluhan spot foto yang kami sediakan di Swarnabhumi Harau. Silahkan dijajal. Kita buka Senin-Minggu pukul 00.00-24.00 WIB. Pengunjung atau wisatawan yang datang, bakal betah berlama-lama di Swarnabhumi Harau,” kata Ilham Sentosa, dalam keterangannya.
Ia juga mengatakan, restoran, villa, dan glamping di Swarnabhumi Harau, menyediakan pelayanan kelas hotel bintang tiga.
Tempat wisata ini dihadirkan dengan tema ‘maju bersama masyarakat berdaya dan kultur terjaga”. Dengan ini manajemen Swarnabhumi Harau juga mengedepankan pemberdayaan masyarakat.
“Sawah-sawah masyarakat yang di atasnya kita bangun glamping dan villa, tetap bisa ditanami padi dan dibuat kolam ikan. Bahkan, begitu selesai panen, kita dorong masyarakat agar kembali bertanam padi atau melepas bibit ikan. Hasil panen tersebut, nantinya kita beli untuk restoran Swarnabhumi Harau,” terang Ilham Sentosa.
Saat ini, Swarnabhumi Harau baru soft launching atau belum diluncurkan secara resmi untuk keseluruhan. Nanti, setelah grand openning, Swarnabhumi Harau, juga akan menghadirkan pentas seni di restoran dan panggung yang dibangun.
“Akan ada pertunjukan seni tradisi dan budaya, memberdayakan kelompok seni dan budaya di sekitaran Lembah Harau, Payakumbuh, dan Limapuluh Kota. Sehingga dengan demikian, kultur atau budaya lokal, diharapkan tetap terjaga dan terlestarikan,” tukas Ilham.
Tidak sampai di situ saja, dalam menjaga kultur dan budaya, termasuk mempromosikan keunggulan kuliner lokal, restoran Swarnabhumi Harau bakal menghadirkan restoran dengan menu lokal, seperti Pongek Lapuak asli Harau yang dipadukan dengan menu ayam rendang bumbu bakar. Dan tak lupa juga tersedia berbagai makanan kekinian dan nusantara.
Untuk saat ini Swarnabhumi Harau masih dalam masa soft launching. []