Menikmati Keindahan Alam, Negeri di Atas Awan di Riau

ARASYNEWS.COM – Ada dua tempat yang tertinggi di wilayah Riau, yang pertama adalah gunung Djadi terletak di hulu Sungai Kampar, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, tepatnya berada di dalam kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Bukit Baling di Kabupaten Kampar. Gunung ini memiliki tinggi 1.100 Mdpl dan memiliki 2 puncak dengan kemiringan 75 derajat.

Kemudian yang satu lagi dikenal dengan Bukit Suligi yang berada di Desa Aliantan, Kabupaten Rokan Hulu.

Bukit Suligi ini menjadi populer bagi para pecinta alam, pendaki, dan wisatawan karena keindahan alamnya dan pemandangan awan. Sering disebut “Negeri di Atas Awan” karena pemandangannya yang memukau dari puncaknya.

Bukit Suligi yang berada di ketinggian 812 meter diatas permukaan laut ini menyimpan panorama yang bisa memanjakan mata dengan hijaunya hutan dan tentunya kita dapat merasakan seperti sedang berada di negeri diatas awan.

Mencapai puncak bukit ini memakan waktu sekitar dua jam berjalan kaki. Dan selama perjalanan menuju bukit, travelers akan menemukan beberapa air terjun kecil di dalam hutan.

Setiap lekuk jalan yang menanjak menantang sekaligus menyegarkan semangat petualangan para pendaki. Di tengah perjalanan, terdapat area yang relatif datar dan cocok untuk berhenti sejenak atau bahkan bermalam bagi para pendaki yang ingin menikmati pengalaman berkemah.

Meski lelah berjalan, semuanya akan terbayar saat berada di puncak, karena bentangan alam yang luas yang terlihat dan pada pagi hari akan terlihat awan yang berada di bawah. Awan bak membentuk lautan dan matahari yang terbit dari ufuk timur, pemandangan ini bisa dimanfaatkan untuk berswafoto

Sedangkan pada senja saat cuaca cerah juga terlihat matahari yang seakan tenggelam. Pemandangan ini tak kalah dengan saat berada di puncak gunung-gunung.

Bagi yang ingin ke sini, disarankan dimulai pada sore hari, menginap dengan mendirikan tenda, dan lalu menikmati hamparan awan keesokan harinya. Karena fenomena samudra awan hanya terjadi pada pagi hari.

Disarankan membawa perbekalan yang cukup, mulai dari makanan, minuman, hingga perlengkapan camping seperti tenda, sleeping bag, dan perlengkapan masak, membawa peralatan yang mendukung, seperti sepatu mendaki yang kuat dan pakaian yang nyaman. Pengetahuan mengenai medan juga sangat penting agar dapat menavigasi rute dengan aman. Persiapan matang akan memastikan kenyamanan selama bermalam di alam terbuka.

Tak hanya itu, juga selalu cek kondisi cuaca sebelum berangkat. Cuaca yang berubah-ubah bisa mempengaruhi kenyamanan dan keamanan pendakian. Jika kondisi terlihat tidak mendukung, ada baiknya menunda pendakian atau memilih hari yang lebih cerah. Pastikan juga untuk membawa peralatan navigasi seperti peta atau GPS, sehingga tidak tersesat di tengah hutan

Momen berkemah di kawasan ini selain bersantai dan menikmati keindahan alam di waktu senja dan diwaktu pagi.

Terbitnya matahari yang terlihat dari Bukit Suligi menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu. Menyaksikan hamparan awan yang bergulung layaknya lautan dari puncak bukit merupakan pengalaman yang tidak terlupakan.

Bukit Suligi dan Puncak Aliantan sangat cocok dieksplorasi para pelancong. Tapi diimbau agar tetap menjaga alam, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dengan tidak merusak ataupun meninggalkan sampah.

[]

You May Also Like