Kegiatan Perpisahan Peserta Didik di Sekolah, Ini Kata Kadisdik dan Walikota Pekanbaru

ARASYNEWS.COM – Tidak lama lagi akan diselenggarakan perpisahan di sekolah yang dilakukan peserta didik bersama tenaga pengajar. Kegiatan ini rutin dilakukan tiap tahunnya di berbagai sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK.

Dan untuk di kota Pekanbaru, Dinas Pendidikan (Disdik), melalui kepala dinas Abdul Jamal secara tegas melarang pihak sekolah membebankan siswa dengan kegiatan perpisahan.

Jamal menyebut, pihak sekolah tidak boleh memungut uang perpisahan yang membebankan siswa. Hanya saja hal ini lebih dikhususkan untuk tingkat SD dan SMP di kota Pekanbaru.

“Ini akan kita awasi, jika pihak sekolah tetap ingin menggelar acara, harus berdasarkan rapat dengan orang tua siswa terlebih dahulu dan dilaksanakan secara sederhana di lingkungan sekolah,” kata Jamal, dikutip Rabu (23/4).

Jamal sebenarnya tidak melarang, hanya saja dilaksanakan secara sederhana di sekolah atau tidak digelar di lokasi lain seperti di hotel yang membebankan siswa dan orang tua.

Keterangan Walikota Pekanbaru

Sebelumnya, walikota Pekanbaru, Agung Nugroho telah menyampaikan secara tegas terkait hal ini. Dan bahkan akan langsung mencopot kepala sekolah.

“Kegiatan perpisahan sekolah tidak harus mengejar euforia dengan menggunakan banyak uang. Apalagi untuk kegiatan perpisahan yang pihak sekolah lakukan dengan memungut uang perpisahan terhadap siswa,” kata Agung

“Sudah saya tegaskan, jangan sampai ada lagi pungutan untuk anak-anak sekolah yang melakukan perpisahan,” tegas Agung, pada pekan lalu.

Agung menilai, kegiatan perpisahan sekolah bisa dibuat dengan penuh kesan tanpa harus memerlukan uang banyak.

Kebijakan ini, dikatakan Walikota Agung, untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih terjangkau dan berfokus pada peningkatan kualitas akademik tanpa membebani ekonomi keluarga siswa.

Kegiatan yang dilakukan bisa secara sederhana, bermakna, dan berkesan. Misalnya melakukan kegiatan di sekolah, bisa dengan makan bersama atau kegiatan lainnya seperti berfoto bersama untuk dokumentasi dan kenang-kenangan.

Agung menekankan, jika masih ada pihak sekolah yang membuat kegiatan perpisahan dengan mefoya-foyakan uang dan membebankan siswa, secara tegas dikatakan Agung bakal mendapat sanksi.

“Jika masih ada temuan seperti itu, memfoya-foya kan uang maka kepala sekolah nya segera kita copot,” tegas Walikota Agung. []

You May Also Like