Api-api yang Disebutkan di Dalam Al-Qur’an

ARASYNEWS.com — Ada banyak api yang terlihat di dunia, ada yang telah menyala puluhan bahkan ratusan tahun hingga kini, ada juga yang berwarna merah, biru, dan bahkan putih. Dan masih banyak lagi fenomena alam yang aneh tentang api yang ada di dunia.

Beberapa fenomena api aneh di dunia, diantaranya adalah

  1. Api Biru Kawah Ijen (Indonesia)

Fenomena Blue Fire ini ada di Kawah Ijen, Jawa Timur. Api memancarkan nyala api berwarna biru terang akibat pembakaran gas belerang bersuhu tinggi yang keluar dari celah bebatuan.

  1. Eternal Flame Falls (Amerika Serikat)

Air terjun yang ada di Shale Creek Preserve, New York, ini memiliki titik rembesan gas alam di balik air terjunnya yang menghasilkan nyala api abadi kecil yang tetap menyala di balik gemercik air.

  1. Yanar Dag (Azerbaijan)

Lereng bukit di Yanar Dag terus menerus mengeluarkan kobaran api dari celah bebatuan akibat pasokan gas alam bawah tanah tanpa henti, membuat Azerbaijan dijuluki “Negeri Api”.

  1. Pintu Neraka Darvaza (Turkmenistan)

Kawah gas selebar 69 meter di tengah gurun Karakum ini telah menyala terus menerus selama berpuluh-puluh tahun setelah runtuhnya gua gas alam yang sengaja dibakar oleh para ilmuwan

Tentang api, juga disebutkan di dalam Al-Qur’an, dikelompokkan ada beberapa jenis dan bentuk api dengan konteks yang berbeda-beda, mulai dari api dunia, api mukjizat, hingga api neraka.

Dalam ajaran agama Islam, api diciptakan oleh Allah sebagai bahan penciptaan jin dan iblis serta bahan penyiksaan di dalam neraka bagi orang kafir.

Di Bumi, keberadaan api salah satunya di permukaan tanah dalam dasar laut. Allah menjadikan api sebagai suatu perumpamaan bagi keimanan pada orang-orang beriman maupun orang-orang munafik karena mengandung unsur cahaya dan penerangan.

Dalam ajaran Islam menjadikan api sebagai sarana umum dengan kepemilikan bersama oleh masyarakat umum.

Di antara bukti kebesaran Allah yaitu menjadikan api untuk manusia dari kayu yang semula berupa pohon basah dan hijau. Begitu kayu itu kering, seketika api dapat dinyalakan dan manusia mengambil manfaat dari fenomena ini.
Allah menjelaskan hal ini dalam Al-Qur’an Surat Yasin.

اۨلَّذِىۡ جَعَلَ لَـكُمۡ مِّنَ الشَّجَرِ الۡاَخۡضَرِ نَارًا فَاِذَاۤ اَنۡـتُمۡ مِّنۡهُ تُوۡقِدُوۡنَ

Artinya: “Yaitu (Allah) yang menjadikan api untukmu dari kayu yang hijau, maka seketika itu kamu nyalakan (api) dari kayu itu.” (QS. Yasin ayat 80)

Pada ayat ini, Allah memerintahkan Rasul-Nya untuk menjelaskan kepada orang-orang musyrik bahwa yang akan menghidupkan kembali tulang-tulang lapuk itu ialah Allah. Mereka mengira bahwa tulang-tulang yang sudah lapuk itu telah menjadi dingin dan kering tidak dapat lagi menerima kehidupan karena kehidupan memerlukan adanya panas. Padahal sehari-hari mereka menyaksikan bahwa kayu yang sudah lapuk dan dingin dapat menimbulkan panas dan menghidupkan api.

Jenis-jenis api yang disebutkan di dalam Al-Qur’an:

  1. Api Neraka (An-Nar)

Api yang ada di neraka disediakan di akhirat sebagai tempat penyiksaan bagi orang-orang kafir dan pendurhaka. Bahan bakar api ini adalah manusia dan batu (seperti dalam QS. Al-Baqarah: 24).

فَإِن لَّمْ تَفْعَلُوا۟ وَلَن تَفْعَلُوا۟ فَٱتَّقُوا۟ ٱلنَّارَ ٱلَّتِى وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلْحِجَارَةُ ۖ أُعِدَّتْ لِلْكَٰفِرِينَ

fa il lam taf’alụ wa lan taf’alụ fattaqun-nārallatī waqụduhan-nāsu wal-ḥijāratu u’iddat lil-kāfirīn

Artinya: Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) — dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.

  1. Api Dunia dari Pohon Hijau (Nar minasy-syajaril akhḍar)

Api yang diciptakan Allah dari pohon yang hijau atau basah. Dalilnya terdapat dalam QS. Yasin: 80, yang menjelaskan bahwa Allah menjadikan untukmu api dari pohon yang hijau, maka tiba-tiba kamu menyalakan (api) dari kayu itu.
[

  1. Api di Dasar Laut (Al-Bahrul Masjur)

Siapa yang menyangka, api ini diketahui oleh manusia pada zaman dahulu yang tidak ada alat modern seperti sekarang ini. Dan itu telah difirmankan Allah kepada manusia melalui Baginda Nabi Muhammad SAW.

Api ini merupakan fenomena panas bumi atau magma/vulkanik di bawah lautan. Al-Qur’an menyebutkan fenomena geologis berupa api di dasar atau di dalam tanah laut dalam Surat At-Tur ayat 6

وَٱلْبَحْرِ ٱلْمَسْجُورِ

wal-baḥril-masjụr
Artinya: dan laut yang di dalam tanahnya ada api.

Ini merujuk pada aktivitas magma atau gunung api bawah laut. Sementara itu, sebagian tafsir juga mengaitkan kata masjur dengan api yang dinyalakan pada hari kiamat.

  1. Api Petir / Badai (Nar fiha i’shor)

Kobaran api yang menyertai angin puyuh atau badai yang membakar kebun. Dalilnya terdapat dalam QS. Al-Baqarah: 266, tentang perumpamaan amal yang sia-sia, diibaratkan seperti angin puyuh yang mengandung api lalu membakar tanaman.

أَيَوَدُّ أَحَدُكُمْ أَن تَكُونَ لَهُۥ جَنَّةٌ مِّن نَّخِيلٍ وَأَعْنَابٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ لَهُۥ فِيهَا مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ وَأَصَابَهُ ٱلْكِبَرُ وَلَهُۥ ذُرِّيَّةٌ ضُعَفَآءُ فَأَصَابَهَآ إِعْصَارٌ فِيهِ نَارٌ فَٱحْتَرَقَتْ ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمُ ٱلْءَايَٰتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ

Artinya: Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.

  1. Api Nabi Musa (An-Nar fi Thuwa)

Cahaya atau api petunjuk yang dilihat Nabi Musa di Lembah Suci Tuwa saat beliau mencari kehangatan atau bara api, yang kemudian menjadi tempat Allah berbicara langsung kepadanya. Dalilnya terdapat dalam QS. Taha: 10 dan QS. An-Naml: 7–8.

  1. Api Nabi Ibrahim (An-Nar al-Bard wa Salam)

Api yang ada di dunia yang dinyalakan oleh Raja Namrud untuk membakar Nabi Ibrahim, namun atas izin Allah api tersebut berubah menjadi dingin dan menyelamatkan.
Dalilnya terdapat dalam QS. Al-Anbiya: 69

قُلْنَا يَٰنَارُ كُونِى بَرْدًا وَسَلَٰمًا عَلَىٰٓ إِبْرَٰهِيمَ

Artinya: “hai api! Jadilah kamu dingin dan penyelamat bagi Ibrahim!”

  1. Api Asal Penciptaan Jin (Marij min nar)

Unsur dasar penciptaan bangsa jin dan iblis dari nyala api yang sangat panas tanpa asap.
Dalil: QS. Ar-Rahman: 15

وَخَلَقَ ٱلْجَآنَّ مِن مَّارِجٍ مِّن نَّارٍ

“Dan Dia menciptakan jin dari nyala api dari api yang panas.

Wallahu alam bish shawab

[]

Next Post

No more post

You May Also Like