VOA di AS Dihentikan, Ribuan Jurnalis Dipulangkan

ARASYNEWS.COM – Lembaga penyiaran internasional milik pemerintah Amerika Serikat atau yang dikenal dengan Voice of America (VOA), secara resmi menghentikan operasinya. Seluruh karyawan tetap, mulai dari jurnalis, reporter hingga manajer senior menerima surat pemberhentian sejak Sabtu (15/3/2025) lalu. Dan sejak mendapat surat tersebut, mereka mulai berbenah menyusun sejumlah barang-barang.

Suasana perpisahan terekam dalam unggahan jurnalis VOA, Eva Mazrieva yang dikutip pada Sabtu (23/8).

Dalam unggahan video, tampak isi kantor dan barang-barang di meja mulai kosong. Para pegawai membawa koper mengosongkan meja kerja dan membawa barang-barang pribadi mereka.

Eva menyebut proses tersebut berlangsung hanya 60 menit di bawah pengawasan manajemen.

“Setelah 157 hari dirumahkan, hari ini kami diberi waktu satu jam untuk mengambil barang. End of Us? #savevoa,” tulisnya di unggahan.

Sedikitnya 1.300 pegawai kehilangan pekerjaan, termasuk sekitar 1.000 jurnalis yang berasal dari berbagai negara di dunia.

Kondisi ini menjadikan untuk pertama kalinya dalam delapan dekade, VOA tidak lagi hadir menyajikan berita kepada publik dunia. Dan ini diketahui atas surat dari presiden Amerika Serikat. []

You May Also Like