Tampilan Explorer Instagram Kini Banyak Dihujani Konten Vulgar dan Pornografi, Pengguna Kecewa

ARASYNEWS.COM – Aplikasi Instagram adalah sebuah aplikasi berbagi foto dan video yang memungkinkan pengguna mengambil foto, mengambil video, menerapkan filter digital, dan membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial, termasuk milik Instagram sendiri

Satu fitur yang unik di Instagram adalah memotong foto menjadi bentuk persegi, sehingga terlihat seperti hasil kamera Kodak Instamatic dan polaroid. Hal ini berbeda dengan rasio aspek 4:3 atau 16:9 yang umum digunakan oleh kamera pada peranti bergerak.

Instagram dapat digunakan di perangkat dengan sistem operasi iOS, Android, dan Windows 10. Aplikasi ini dapat diunduh melalui Apple App Store dan Google Play.

Akan tetapi, beberapa waktu belakang ini, sejumlah pengguna Instagram dibuat bingung, sebab explore Instagram mereka dihujani konten vulgar. Padahal, mereka tidak pernah meng-like atau melihat unggahan vulgar.

Masalah ini diketahui dari sejumlah warganet di Twitter yang melaporkan banyak konten vulgar yang tiba-tiba muncul di Explore Instagram mereka.

Padahal, dalam kasus ini, mereka mengklaim tidak pernah memberi like postingan atau berinteraksi dengan akun yang berkaitan dengan pornografi.

Menurut algoritma Instagram, tab Explore seharusnya menampilkan foto atau video dari akun yang kita sukai atau ikuti, dan tidak menampilkan topik yang tidak kita suka.

Tanggapan pihak Meta Indonesia

Terkait hal ini, Juru Bicara Meta Indonesia memastikan bahwa tidak ada perubahan algoritma Explore.
“Dari sisi Instagram sendiri, tidak ada perubahan algoritma Explore. Isi Instagram Explore berbeda-beda setiap orang karena isinya bergantung pada akun yang difollow pengguna, foto dan video yang di-Like, apa yang mereka Search, dan siapa yang mereka ajak interaksi di IG,” kata Juru Bicara Meta Indonesia melalui pesan singkat, yang dikutip pada Selasa (8/11/2022).

Meta Indonesia menegaskan, sesuai pedoman komunitas Instagram, konten mengandung pornografi tidak diizinkan.

“Kalau ada konten yang tidak sesuai dengan Pedoman Instagram, pengguna bisa melaporkan konten tersebut pada Instagram melalui aplikasi atau pengguna bisa memilih opsi ‘Not Interested’ di tiga dot bagian kanan atas,” ucap juru bicara tersebut.

Sebelumnya, pihak Instagram juga telah menerapkan kebijakan terbarunya pada Juli 2021. Instagram meluncurkan fitur baru bernama Sensitive Content Control.

Dengan fitur ini, Instagram membatasi konten-konten sensitif yang muncul di “Explore” akun pengguna remaja Instagram (di bawah 18 tahun) dengan dua opsi, yaitu “Standard” (standar) dan “Less” (lebih sedikit).

Instagram juga memperbarui kebijakan Sensitive Content Control untuk akun Instagram milik remaja di bawah usia 16 tahun.

Dalam sebuah posting di blog resminya, Instagram mengumumkan memperketat pengaturan konten sensitif untuk pengguna baru Instagram di bawah 16 tahun. Caranya dengan memberlakukan Sensitive Content Control secara default ke opsi “Less”.

Dengan begitu, secara teori, pengguna remaja bakal lebih sedikit lagi menemui konten-konten sensitif bermain Instagram.

Instagram juga bakal menggulirkan prompt khusus untuk mengajak pengguna remaja yang sudah terlanjur menggunakan Instagram dan memilih opsi “Standard” pada pengaturan Sensitive Content Control, untuk beralih ke opsi “Less”.

Menurut Instagram, kebijakan baru ini bakal mempersulit pengguna remaja untuk menemukan atau melihat konten-konten sensitif di Instagram. Mulai dari konten sensitif di kolom penelusuran (Search), kolom Explore, halaman hashtag, Reels, rekomendasi postingan feed, hingga akun yang disarankan.

“Pembaruan ini adalah beberapa cara kami untuk melindungi remaja di Instagram,” tulis Instagram.

Preferensi setiap pengguna soal konten sensitif bisa beragam. Pengguna di atas usia 18 tahun yang juga ingin membatasi diri dari paparan konten sensitif ketika bermain Instagram juga bisa memilih opsi “Less”.

Pengguna hanya perlu membuka “Settings” > “Preferences” > “Sensitive content control” > pilih opsi “Less”. Pengguna yang tak keberatan melihat konten sensitif di Instagram, bisa memilih opsi “Standard” atau “More” (berpotensi melihat konten sensitif lebih banyak). []

You May Also Like