ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Saat ini pendidikan gratis untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu tengah dijalankan. Untuk sementara sambil menunggu proses pembangunan ruang belajar rampung, kegiatan belajar mengajar sementara akan dilakukan di Sentra Abiseka, Jalan Kayangan, Kecamatan Rumbai di kota Pekanbaru.
Rencananya, sekolah rakyat ini akan dibangun di kawasan Kompleks Perkantoran di Tenayan Raya.
Adapun, ini termasuk dalam program unggulan Presiden RI Prabowo untuk sektor pendidikan. Dan di provinsi Riau di kota Pekanbaru mendapat kepercayaan menjalankan program ini.
Program ini untuk tahap awal, ada sebanyak 50 siswa yang ditampung dengan seluruh biaya pendidikan dan fasilitas asrama ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah pusat.
Disebutkan, Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Idrus, Pemko Pekanbaru telah mengamankan dana sebesar Rp150 miliar dari pemerintah pusat untuk mendukung pelaksanaan program ini.
“Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi jenjang SMP, dan saat ini kita sedang melakukan verifikasi lapangan terhadap data yang kami terima dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin),” ujar Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Idrus, dalam keterangannya pada Selasa (27/5) kemarin.

Peserta didik wajib diverifikasi.
Idrus mengatakan calon peserta didik wajib melalui verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi ekonomi keluarga sesuai kriteria penerima manfaat.
Selain itu, para calon siswa juga diwajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari syarat masuk, mengingat sistem pembelajaran yang diterapkan berbasis boarding school atau berasrama.
“Sebelum calon siswa resmi masuk ke asrama, mereka diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai syarat utama,” kata Idrus.
“Pemeriksaan kesehatan penting karena mengingat sistem sekolah akan berbasis boarding school, di mana para siswa akan tinggal bersama di asrama. Mungkin satu kamar diisi dua hingga tiga anak. Kita masih menunggu petunjuk teknis dari pusat,” terang Idrus,
“Kita ingin memastikan mereka dalam kondisi sehat dan siap mengikuti proses belajar mengajar,” imbuh Idrus.
“Tim verifikasi akan mendatangi langsung rumah calon siswa,” tukas Idrus.
Idrus berharap dengan dimulainya operasional Sekolah Rakyat di Pekanbaru, program ini dapat menjadi langkah awal mewujudkan pemerataan pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas,
Lebih lanjut, dikatakan Idrus, program Sekolah Rakyat ini untuk tahun ajaran 2025/2026.
[]