Pengungsi Afganistan di Batam Dipukul Warga Sipil

ARASYNEWS.COM – Puluhan pengungsi Afganistan melakukan demo di depan gerbang Kantor Walikota Batam, Kepulauan Riau. Hal ini dinilai mengganggu karena menutupi gerbang akses masuk ke halaman kantor tersebut.

Kejadian ini diketahui terjadi pada Selasa (23/8/2022) dan viral di media sosial. Terlihat dalam video, dua orang warga sipil terlibat baku hantam dengan beberapa orang pengungsi.

Disebutkan, kejadian bermula saat warga sipil tersebut hendak masuk di dalam Kantor Walikota menggunakan mobilnya.

Kesal karena terganggu akses masuk mobil ke halaman kantor, dua orang tersebut keluar dari mobil dan mencoba membubarkan para pengungsi dan mengusir mereka.

Setelah cek-cok, keributan pun terjadi. Lantaran kesal dengan aksi demo itu, salah seorang warga sipil menendang alat peraga unjuk rasa. Selain itu ada juga yang memukul pengungsi. Alhasil, baku hantam tak dapat terelakkan.

Salah seorang pengungsi, Muhammad Na’im jadi korban. Ia terluka tepat pada pelipis atas kejadian tersebut.
“Kami ini manusia, bukan binatang. Kami hanya menuntut hak bukan ingin membuat keributan,” ujar Na’im.

Aksi itu akhirnya segera dileraikan warga sipil lainnya dan pengungsi yang lain.

Meskipun begitu, mereka (pengungsi) tidak membalas pemukulan yang dilakukan warga sipil. Mereka tetap damai dalam menuntut apa yang mereka aspirasikan untuk dikembalikan. []

Source. Batam news

You May Also Like