Menikmati Keindahan Sunset, Dua Gunung, Hamparan Sawah, dan Kuliner di Kelok Lengkok

ARASYNEWS.COM – Ada satu tempat wisata alam yang memiliki pemandangan yang indah. Lokasinya berada di perbatasan dua jorong, yakni Jorong Kunyik dan Jorong Halalang, di Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam.

Mencapai lokasi ini membutuhkan waktu 30 menit dari pusat kota Bukittinggi. Dimulai dari jalan Bypass Bukittinggi, kemudian ada petunjuk jalan lurus dengan pemandangan Bukit Barisan, lalu sekitar 25 menit perjalanan pengunjung akan menemukan pertigaan, warga setempat menyebut Simpang Padang Laweh. Dari Simpang Padang Laweh, sekitar 1,8 kilometer akan sampai di Panorama Kelok Lengkok.

Di kawasan ini, akan terlihat jelas hamparan sawah yang luas, dan dengan background Gunung Marapi dan Gunung Singgalang.

Tempat ini dikenal dengan nama panorama Kelok Lengkok. Kelok artinya tikungan/belokan sedangkan Lengkok adalah nama bukit kecil yang ada di kawasan tikungan tersebut.

Traveler akan menikmati suasana yang damai, dimana traveler akan melihat serta menikmati hamparan sawah bak permadani yang membentang didepan mata.

Selain itu, hembusan angin dan serta bunyi gesekan ranting-ranting pohon di Bukik Lengkok menciptakan bunyi yang indah.

Selain itu, traveler akan menikmati suasana yang tenang dan damai ditambah dengan pemandangan hamparan sawah. Juga terlihat pengembala hewan ternak, seperti kerbau dan unggas yang bermain-main di hamparan sawah dan juga para petani yang sibuk dengan aktivitasnya.

Di Panorama Kelok Lengkok, mata juga dimanjakan dengan dua buah gunung yang gagah perkasa dari kejauhan, yakni Gunung Marapi dan Gunung Singgalang. Selain dua gunung tersebut juga ada terlihat indahnya Bukit Barisan yang berjajar.

Di kawasan ini, juga terdapat palanta dan warung-warung Sembari menikmati pemandangan yang indah, traveler juga dapat menikmati aneka makanan dan minuman khas Sumatera Barat. Minuman spesifik diantaranya teh talua tapai dan teh talua sarai. Dan selain itu juga tersedia berbagai macam gorengan. Untuk harga, juga sangat ramah di kantong.

Biasanya, kawasan ini ramai dikunjungi pada sore hingga malam hari. Mereka kerap datang menikmati matahari tenggelam di balik gunung dan bukit. Mereka kerap duduk di tempat-tempat lesehan yang terbuat dari kayu dan bambu. []

You May Also Like