ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Kota Pekanbaru kembali mendapat penghargaan Adipura untuk tahun 2023 ini. Sertifikat penghargaan ini akan diterima pada Selasa (28/2/2023).
Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, penghargaan ini atas upaya yang dilakukan Pemko Pekanbaru bersama masyarakat terkait kebersihan lingkungan hidup pada tahun 2022.
“10 tahun yang lalu kita pernah mendapat penghargaan Adipura. Setelah itu, baru kali ini kita kembali mendapatkannya. Ini atas hasil jerih payah kita bersama dalam pengelolaan lingkungan hidup, termasuk di dalamnya sampah, ruang terbuka hijau, kawasan-kawasan lain, pengelolaan limbah dan lainnya. Kota Pekanbaru kita sudah naik setingkat lagi, mendapatkan penghargaan berupa sertifikat Adipura” terang Indra Pomi.
“Semoga dengan mendapatkan penghargaan ini menjadi pendorong semangat bagi kita untuk tetap meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup kita kedepannya,” harapnya.
Berdasarkan data yang ada di KLHK saat ini, produksi sampah di Kota Pekanbaru sebanyak 360 ribu ton per tahun. Dimana 20 persen dari sudah dilakukan pemilahan. Salah satunya dalam hal pengelolaan sampah yang ada di Palas Muara Fajar.
Sekitar 20 persennya kata Indra, sudah dilakukan pemilahan di TPS-3R atau sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efesien. Termasuk juga pemilahan yang dilakukan oleh pemulung.
Sementara sisanya masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Meski masih banyak sampah yang masuk ke TPA, akan tetapi kata Indra, 80 persen sampah di Pekanbaru sudah terkelola.
“Ada sampah yang masuk ke TPS-3R dan ada yang masuk ke TPA,” kata dia.
Disisi lain, untuk penilaian Adipura saat ini berbeda dengan sebelumnya. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru Hendra Afriadi.
“Penghargaan Adipura ini tidak hanya dinilai dari kota bersih dan kota indah, tapi bagaimana masyarakatnya juga bisa melakukan pengelolaan atau pemilahan sampah mulai dari rumah tangga, sampai ke TPS-3R. Sehingga sampah yang terkelola semakin meningkat,” jelas Hendra.
Dikatakannya, untuk mendapatkan penghargaan Piala Adipura, harus mendapatkan sertifikat. Setelah itu di tahun berikutnya baru bisa naik tingkat.
“Untuk kami dari DLHK Pekanbaru sesuai arahan pimpinan pada tahun ini akan memberikan edukasi, bagaimana pentingnya pemilahan sampah dari sumber sampah,” singkatnya. []