Kemenkes Terbitkan Surat Edaran, Masyarakat Diminta Waspada

ARASYNEWS.COM – Ramai perbincangan tentang adanya peningkatan kasus virus varian baru yang beredar di negara-negara di Asia. Varian ini dikaitkan dengan virus covid-19.

Dan akan hal itu, beredar surat edaran di media sosial yang diterbitkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang isinya tentang kewaspadaan peningkatan kasus covid-19 yang terjadi.

“Kemenkes udah ngeluarin surat edaran kewaspadaan soal covid-19,” begitu tulis salah satu pengguna media sosial X.

Mengutip laman Infeksi Emerging Kemenkes RI, Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Murti Utami memang mengeluarkan Surat Edaran (SE) tersebut.
Isi SE bernomor SR.03.01/C/1422/2025 yang ditandatangani pada 23 Mei 2025 tersebut mengenai peningkatan kewaspadaan akan covid mengingat kasus covid-19 di beberapa negara Asia seperti Thailand, Hongkong, Malaysia dan Singapura naik.

“Memasuki minggu ke-12 tahun 2025 sampai dengan saat ini, covid-19 menunjukkan peningkatan di beberapa negara di kawasan Asia, yaitu Thailand, Hongkong, Malaysia maupun Singapura,” tulis Murti Utami.

Lewat SE tersebut, Kemenkes RI meminta agar dinas kesehatan serta beberapa UPT lebih waspada hadapi covid ini.

“Surat edaran ini bertujuan dalam rangka meningkatkan kewaspadaan covid-19 maupun penyakit potensial KLB/ Wabah lainnya bagi Dinas Kesehatan, UPT Bidang Kekarantinaan Kesehatan, UPT Bidang Laboratorium Kesehatan Masyarakat, Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan para pemangku kepentingan,” tulis Murti Utami

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman, menyebutkan bahwa penerbitan Surat Edaran terkait kewaspadaan covid-19 sebagai langkah awal antisipasi dan kesiapan di lapangan.

“Kewaspadaan itu biasa kami lakukan untuk antisipasi dan kesiapan di lapangan,” kata Aji, pada Ahad (1/6)

SE terhadap kewaspadaan penyakit pun bukan cuma terkait covid-19 saja. Beberapa waktu lalu juga Kemenkes pernah mengeluarkan SE kewaspadan tentang Human Metapneumovirus (HPMV) dan DBD.

“Sebelumnya kami juga (mengeluarkan) edaran soal HMPV dan DBD (rutin tiap tahun),” tutur Aji.

Kondisi Saat ini di Indonesia

Terkait kasus covid-19 saat ini di Indonesia, Aji mengatakan bahwa kasus positif masih sangat rendah. Meski pekan-pekan sebelumnya sempat di angka puluhan kasus.

Situasi covid-19 di Indonesia memasuki pekan ke-20 menunjukkan tren penurunan kasus konfirmasi. Pada pekan ke-19 ada 28 kasus. Kemudian mengalami penurunan jadi 3 kasus pada pekan ke-20. Varian yang dominan yang beredar adalah MB.1.1.

Pada pekan ke-21 ditemukan dua kasus covid-19 pada tanggal 21 Mei. Lalu, pekan ini tidak ada kasus covid-19 yang tercatat.

“Kasus positif sangat rendah di Indonesia bahkan pekan lalu 0 kasus,” kata Aji.

Lebih lanjut, ia mengimbau agar masyarakat untuk sementara waktu ini tidak melakukan perjalanan ke luar negeri.

“⁠Kalau pun harus ke luar negeri patuhi aturan kesehatan/prokes di negara tujuan. Ini bukan berarti ada larangan perjalanan/travel warning ya,” pesannya. []

You May Also Like