ARASYNEWS.COM – Ruas jalan nasional yang menghubungkan provinsi Riau – Sumatera Barat kembali terganggu. Hal ini karena antrian kendaraan yang melintas pada ruas jalan yang sebelumnya terban dan dipasang jembatan bailey pada KM 106 – 107 desa Tanjung Alai, kecamatan XIII Koto Kampar, kabupaten Kampar, provinsi Riau.
Kendaraan yang mengantri untuk melintas melewati jembatan terlihat panjang.
Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kasat Lantas Polres Kampar AKP Vino Lestari, dalam keterangannya yang dikutip mengatakan saat ini jembatan bailey sudah terpasang.
Kendaraan dari arah Riau menuju Sumbar bisa menggunakan jembatan bailey atau jembatan darurat, kemudian dari arah Sumbar menuju arah Riau menggunakan jalan existing.
“Karena cuaca, kemudian faktor alam dari kemarin terjadi hujan yang cukup deras. Sehingga mengakibatkan jalan existing yang biasa digunakan saat ini kondisinya cukup parah,” ungkap Vino.
Jembatan Bailey
Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau telah selesai memasang jembatan bailey di Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat (Sumbar) yang sebelumnya terjadi longsor tepatnya di Desa Tanjung Alai, Kabupaten Kampar.
Pemasangan jembatan tersebut agar lalu lintas di jalan tersebut dapat normal disaat masa perbaikan jalan dilakukan.
Untuk selanjutnya, dikutip dari keterangan Kepala BPJN Riau Yohanis Tulak Todingrara, bahwa untuk selanjutnya, akan dilakukan proses perbaikan jalan.
“Jembatan Bailey sudah bisa dilalui kendaraan,” kata Yohanis.
Dikatakannya juga, jembatan ini hanya bersifat sementara. Dan jika perbaikan jalan selesai, maka akan dibongkar.
“Jembatan ini dipasang hanya sementara. Jika perbaikan jalan sudah tuntas maka akan dibongkar lagi,” kata kepala BPJN Riau.
Untuk waktu pengerjaan, ditargetkan akan selesai pada akhir bulan November mendatang, tergantung cuaca.
[]