Tuntutan Rakyat di Indonesia Zaman Dahulu Dalam Aksi Besar-besaran

ARASYNEWS.COM – Jika pada tahun 2025 ini, ada aksi yang dilakukan mahasiswa dan masyarakat di Indonesia yang menuntut dan dikabulkannya 17 + 8 yang ditujukan kepada pemerintah, dewan perwakilan rakyat, dan aparat. Tuntutan ini diberi jangka waktu hanya seminggu dan setahun agar Indonesia menjadi lebih baik dan berpihak kepada masyarakat.

Ternyata tuntutan ini bukan hanya kali ini saja yang pernah terjadi dan dilakukan serta dikabulkan pemerintah.

Pada zaman dahulu, pada tahun 1966, tepatnya pada 10 Januari 1966, massa yang terdiri dari masyarakat Indonesia bersama mahasiswa juga pernah menyampaikan Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) dalam aksi besar-besaran pada zaman dahulu.

Awal mula munculnya Tritura adalah karena mahasiswa dan masyarakat Indonesia merasa tidak puas dengan kebijakan yang ditetapkan pemerintah saat itu.

Tritura muncul sebagai salah satu peristiwa yang melatarbelakangi pemerintahan Orde Baru. Pada saat itu, Indonesia masih dipimpin oleh Presiden Soekarno dengan sistem pemerintahan demokrasi terpimpin.

Mengutip dari berbagai buku Buku Siswa Sejarah Indonesia untuk SMA/MA, adapun timbulnya aksi Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) terjadi setelah terjadinya pemberontakan yang dilakukan G30 S PKI.

Pada saat itu, bangsa Indonesia merasa kurang puas dengan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah hingga muncul aksi demonstrasi. Aksi tersebut dilakukan oleh pelajar, pemuda, dan mahasiswa, serta masyarakat.

Mulai dari KAPI (Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia) dan KAPPI (Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia) turun ke jalan melakukan aksi. Massa menuntut penyelesaian yang terhadap pemberontakan yang dilakukan oleh G30 S PKI.

Lalu pada tanggal 26 Oktober 1965 massa mulai membuat kelompok yang dikenal dengan Front Pancasila. Dengan kelompok ini, massa yang menuntut pemerintah semakin bertambah. Selain itu, Indonesia juga sedang mengalami masalah perekonomian.

Demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh Front Pancasila tentu saja membawa dampak yang signifikan bagi bangsa Indonesia yaitu pada tanggal 11 Maret 1966, mahasiswa kembali mengadakan demonstrasi di Istana Negara.

Pada aksi tersebut juga didukung oleh Angkatan Darat yang masih merasa tidak puas dengan kebijakan pemerintah. Akhirnya Presiden Soekarno mengeluarkan surat perintah untuk mengatasi masalah yang ada sehingga dikenal dengan Supersemar.

Sejarah aksi Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) tersebut memberikan dampak bagi masyarakat Indonesia untuk membentuk Indonesia yang lebih baik. Sejarah Tritura juga menggambarkan berakhirnya Orde Lama.

Berikut isi rumusan Tritura pada tanggal 10 Januari 1966: 1. Bubarkan PKI (Partai Komunis Indonesia), 2. Perombakan Kabinet Dwikora, dan 3. Turunkan Harga (kebutuhan pokok).

[]

You May Also Like