ARASYNEWS.COM – Sitinjau Lauik terletak di kawasan hutan lindung Cagar Alam di provinsi Sumatera Barat. Jalur Sitinjau Lauik menjadi salah satu jalur yang rawan dan ekstrem di wilayah Sumatera Barat. Jalur ini penuh dengan tikungan yang tajam dan turunan/pendakian yang terjal.
Jalur ini dipenuhi tanjakan curam, turunan terjal, belokan tajam, tebing, dan jurang.
Saat hujan gerimis, kabut tebal sering menghalangi pandangan, meningkatkan risiko kecelakaan pada jalur ini.
Salah satu jalur yang mendapat pengawalan adalah pada Panorama 1. Karena tikungan pada jalur ini hampir 360 derajat dan kemiringan jalan hingga 45 derajat.
Jalur ini menjadi viral dan kerap mendapat perhatian pengguna jalan. Pengawalan yang dilakukan hampir 24 jam dilakukan swadaya masyarakat dan petugas.
Tak sedikit pengguna jalan yang memberikan bantuan dalam berbagai bentuk, seperti makanan, minuman, dan bahkan uang kepada petugas sebagai bentuk ungkapan terimakasih dan dukungan.
Mereka memberi bantuan dengan cara yang sopan dan baik. Dan itu juga terlihat melalui media sosial Sitinjau Lauik.
Tetapi baru-baru ini, pada libur lebaran kini, ada penampakan yang dirasa kurang baik yang dilakukan pengguna jalan.
Terlihat dalam postingan video yang diunggah dan menjadi viral dikomentari Warganet. Satu unit mobil SUV berwarna putih memberikan bantuan dalam bentuk uang.

Yang sangat disesali, sikap yang dilakukannya adalah dengan menghamburkan uang dari atas mobil SUV yang terdapat kaca dibagian atapnya.
Uang itu pun berserakan tertiup angin di jalan di tikungan Panorama 1 tersebut.
Sikap yang diperbuatnya ini sangat tidak sopan dan seakan tidak pantas untuk ditiru.
Warganet menilai orang tersebut sebagai orang kaya baru. Dan ada juga yang berkomentar pengguna jalan itu norak.
Sementara itu, ada juga yang mengimbau agar pengguna jalan itu untuk segera meminta maaf atas apa yang diperbuatnya itu yang tidak etis dilihat.
Adapun penampakan itu diunggah ke media sosial oleh akun @minanglaff pada Sabtu, 5 April 2025.
Untuk diketahui, sebelum-sebelumnya, pengguna jalan ataupun pejabat dari daerah dan pusat kerap memberikan bantuan dukungan dengan cara yang sopan dengan memberhentikan kendaraannya dan turun langsung serta bersalaman kepada petugas di Sitinjau Lauik. []