ARASYNEWS.COM – Di Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina di kabupaten Kampar provinsi Riau kedatangan penghuni baru. Seekor bayi gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) lahir pada 4 November 2024 malam kemarin.
Dalam keterangannya, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Genman Suhefti Hasibuan, menjelaskan bahwa bayi gajah tersebut merupakan anak dari induk gajah betina bernama Ngatini (24 tahun) dan pejantan Robin (25 tahun).
“Bayi gajah berjenis kelamin betina,” kata Genman.
Adapun dari hasil pemeriksaan, kondisi bayi gajah sangat sehat dan aktif dan demikian juga dengan induk gajah pasca melahirkan. Berat bayi gajah tersebut 104 kilogram dengan lingkar dada 112 cm dan tinggi bahu 83 cm.
Genman menyebutkan, induk gajah yang bernama Ngatini ini adalah gajah yang berhasil diselamatkan dari konflik di Bencah Kelubi, Tapung.
“Kelahiran bayi gajah ini semakin memperkaya keanekaragaman hayati di TWA Buluh Cina dan menunjukkan keberhasilan upaya konservasi gajah Sumatera di Provinsi Riau,” kata Genman.
[]