Menhan menugaskan TNI AD menanam padi dan jagung, sementara TNI AL akan memproduksi kedelai.
ARASYNEWS.COM – Kabar terbaru disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin untuk tugas tambahan yang baru bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI), yakni Angkatan Darat (AD) dan Angkatan Laut (AL). Sedangkan Angkatan Udara (AU) masih diberi tugas untuk penguatan pertahanan udara Indonesia.
Dalam keterangan yang dikutip, Menhan, tugas tambahan baru ini untuk mendukung program swasembada pangan nasional.
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyebut TNI AD akan fokus mengurusi pertanian jagung, padi, dan palawija, sementara TNI AL ditugaskan mengembangkan pertanian kedelai guna mengurangi ketergantungan impor dari luar negeri.
Program ini disebut menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sjafrie mengatakan produksi kedelai oleh TNI AL akan terus digenjot melalui kerja sama dengan Kementerian Pertanian.
Selain itu, untuk sektor pertanian, pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan juga akan melibatkan prajurit dalam bidang peternakan.
Di tiap batalyon, kata Menhan, juga akan pembentukan kompi pertanian dan kompi peternakan yang nantinya akan berkoordinasi dengan kementerian.
“Kami sudah melakukan pembagian tugas, bahwa untuk Angkatan Darat tugasnya adalah pertanian, jagung, dan padi, selain palawija. Angkatan Laut adalah kedelai,” ujar Sjafrie, usai dalam rapat dengan Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026) kemarin.
Sjafrie membeberkan, dalam Batalyon Teritorial Pembangunan yang akan dibentuk sampai 2029, terdapat banyak kompi di dalamnya. Di antaranya seperti kompi pertanian, kompi peternakan, kompi medis, dan kompi konstruksi.
“Kumpul bersama-sama untuk membangun pembangunan di daerah,” imbuh dia.
Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto turut menyerahkan sejumlah alutsista baru untuk TNI, termasuk jet tempur Rafale, pesawat Falcon 8X, hingga Airbus A400M sebagai bagian dari penguatan pertahanan udara Indonesia, terutama pada bagian barat wilayah Indonesia.
[]