ARASYNEWS.COM – Penampakan yang aneh terjadi dan menjadi tradisi hingga hiburan di Nagari Andaleh Baruh Bukik kabupaten Tanah Datar provinsi Sumatera Barat.
Tradisi ini biasa hadir setelah lebaran, yakni pada 1-7 Syawal. Orang-orang turun ke jalan dengan mengenakan kostum yang unik, yang dibalut dengan ijuk dari pohon aren.
Terlihat menyeramkan, karena tubuh diselimuti ijuk hitam dan pada bagian muka ditutupi dengan topeng berwajah menyeramkan bertaring.
Sosok yang seperti ini dikenal dengan Simuntu. Simuntu berjalan di tengah kerumunan warga. Anak-anak terlihat antara takut dan penasaran, sementara orang dewasa justru antusias mengabadikan momen langka ini.
Penampakan ini selalu ramai dan bagi yang melintas memberikan uang ala kadarnya.

Tradisi Simuntu sendiri merupakan bagian dari Alek Anak Nagari, yang rutin digelar setiap 1 hingga 7 Syawal. Dahulu, sosok ini dipercaya digunakan sebagai strategi untuk menakuti penjajah, namun kini berubah menjadi hiburan rakyat sekaligus warisan budaya Minangkabau.
Meski tampak menyeramkan, masyarakat sudah menganggap Simuntu sebagai simbol kebersamaan dan identitas budaya yang harus dijaga.
Tradisi ini hanya bisa ditemukan di wilayah tertentu di Tanah Datar dan menjadikannya daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal.
[]