Oknum Sekcam di Kuansing Dinonaktifkan, Kedapatan Bercumbu dengan Honorer di Dalam Mobil, Ternyata Bukan Sekali

ARASYNEWS.COM, TELUK KUANTAN – Kelakuan bejat oknum sekretaris camat (Sekcam) Hulu Kuantan akhirnya terungkap.

Pria berinisial HW yang sudah beristri itu tertangkap basah sedang berduaan dengan pegawai honorer didalam mobil saat jam kerja pada Jum’at (10/3/2023) sekitar pukul 16.00 wib.

Namun warga masih memberi toleransi. Namun kini, warga Hulu Kuantan sudah merasa resah dengan keberadaan oknum sekretaris camat HW.

Masyarakat Kecamatan Hulu Kuantan yang tergabung dalam Lembaga Adat Nagori, Ninik mamak, Forum Kades, BPD meminta Plt bupati Kuansing, Suhardiman Amby mencopot atau menonaktifkan Sekcam Hulu Kuantan, HW dari jabatannya.

Menurut informasi warga, kejadian itu bukan yang pertama kalinya. Beberapa bulan yang lalu, warga juga memergoki kedua pasangan tersebut didalam mobil.

Aksi yang dilakukannya kali itu diketahui warga Koto Kombu bernama Suharsoyo. Ia yang pada awalnya berniat meminta surat rekomendasi Bujang dan Dara ke kantor camat.

Sesampai di kantor camat, Suharsoyo langsung bergegas menjumpai HW selaku sekcam untuk meminta surat rekomendasi tersebut. Namun HW tidak berada di ruangan kerja. Ia kemudian menanyakan keberadaan HW kepada para pegawai kantor camat.

Pegawai menunjuk salah satu mobil yang sedang terparkir di sudut halaman kantor. Mobil itu dalam kondisi kaca tertutup rapat.

Suharsoyo lantas menghampiri mobil dimaksud. Dari kaca depan ia melihat oknum sekcam tersebut sedang asyik berduaan dengan seorang wanita muda.

Wanita tersebut diketahui merupakan tenaga honor di kantor camat Hulu Kuantan.

Mengetahui keberadaannya, lantas oknum Sekcam itu buru-buru keluar dari mobil dan langsung menghampiri Suharsoyo. Ia lantas menjumpai Suharsoyo.

Awalnya HW mengajak dirinya mengobrol di ruangan kerjanya, tetapi dirinya tidak mau.
“Sudahlah, kita ngobrol didekat mobil saja,” sahut Suharsoyo sembari ingin memastikan siapa wanita didalam mobil tersebut.

Setelah mengutarakan maksud kedatangannya, Suharsoyo lantas meninggalkan HW. Namun tak lama kemudian, Suharsoyo kembali melihat HW masuk kedalam mobil.

“Melihat dia masuk lagi kedalam mobil itu, awalnya saya ingin memvidiokan, tapi dilarang oleh ibu-ibu pegawai kantor camat. Makanya gak jadi saya vidiokan,” ujarnya.

Selain Suharsoyo, dikatakan juga di lokasi kejadian juga ada beberapa kepala desa dan ada juga salah seorang pendamping desa yang menyaksikan aksi bejat oknum sekretaris camat itu.

Dikatakan juga, aksi yang dilakukan bukan hanya sekali, tetapi sudah kerap dilakukan pasangan bukan muhrim ini.

Melihat warga sekitar sudah heboh, lantas kedua pasangan yang bukan muhrim tersebut keluar dari mobil. []

Source. Kuansing Berkabar

You May Also Like