Mobil Listrik Pemberian Pemprov Riau Dikembalikan Kejati Riau dan Akan Diganti Yang Lebih Mendukung

ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Mobil bertenaga listrik yang diberikan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau telah dibagikan kepada delapan pejabat di Riau, yakni Gubernur Riau, Wakil Gubernur Riau, Sekda Riau, Ketua DPRD Riau, Kapolda Riau, Kejaksaan Tinggi Riau, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, dan Badan Penghubung yang ada di Jakarta. Pembagian ini telah dilakukan pada April 2023 lalu.

Mobil listrik itu adalah Toyota bZ4X yang harga per unitnya Rp1,3 miliar. Adapun total anggaran ini adalah sebesar Rp10,4 miliar yang dibeli dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Provinsi Riau 2023.

Gubernur Syamsuar menyebut pengadaan mobil listrik itu menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik. Terutama Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle).

Hanya saja, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, mengembalikan mobil operasionalnya itu. Adapun alasannya, disampaikan Kajati Riau, Supardi, karena belum sepenuhnya mendukung untuk operasional di Kejati Riau.

Supardi mengatakan bahwa Korps Adhyaksa meminta mobil tersebut diganti dengan mobil yang lebih besar karena lebih mendukung operasional ke daerah-daerah di Riau.

“Saya inginnya (kendaraan) yang bisa dipakai untuk keluar kota. Kalau mobil listrik itu untuk dalam kota, bagus,” ungkap Supardi, Senin (5/6/2023).

Ia bahkan mengungkapkan, ingin kendaraan yang diganti nantinya adalah mobil Sport Utility Vehicle (SUV). Langkah ini dilakukan mengingat tingginya mobilitas ke luar kota.

Akan tetapi, dikatakan Supardi, ia juga mendukung penggunaan mobil ramah lingkungan, hanya saja karena keterbatasan fasilitas jadi salah satu pertimbangan.

“Seandainya fasilitas di sana, di daerah sudah ada, ya bagus juga (menggunakan mobil listrik),” terang Supardi.

Lebih lanjut, dikatakannya, permintaan penukaran mobil ini sudah disetujui dan dikabulkan Pemprov Riau.

“Sudah ditukar. Pokoknya ditukar dengan mobil yang besar, seperti mobil Toyota Fortuner,” ungkap Supardi.

Supardi menyebut bahwa permintaan ini sudah lama disampaikan dan akan terealisasi sekitar dua pekan. []

You May Also Like