Menikmati Sunset dan Kota Padang Dari Gunung Padang

ARASYNEWS.COM, PADANG – Gunung Padang merupakan satu bukit berada di tepi barat pulau Sumatera. Berada di Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, provinsi Sumatera Barat.

Kawasan ini terkenal dengan keberadaan makam Siti Nurbaya, tapi disebut juga merupakan makam Syekh yang telah ditemukan sejak tahun 1918 dibalik salah satu batu besar.

Selain itu juga beberapa peninggalan sejarah masa pendudukan Jepang yakni bunker dan pernah adanya meriam.

Gunung Padang adalah sebuah bukit kecil dengan ketinggian puncak sekitar 80 meter di atas permukaan laut dengan luas lebih dari 300 meter persegi yang letaknya berada di seberang selatan dari muara Batang Arau

Gunung Padang adalah objek wisata dengan panoramanya yang indah. Dari sini matahari terbenam (sunset) akan terlihat jelas. Salah satu tempat yang lapang dengan hamparan rerumputan biasanya paling banyak dikunjungi.

Dikawasan ini juga terdapat banyak tempat untuk bersantai, seperti kafe dengan berbagai menu yabg disajikan.

Kawasan yang paling banyak dikunjungi para travelers adalah taman yang konon merupakan tempat Syamsul Bahri dan Siti Nurbaya memadu kasih semasa hidupnya.

Taman ini menyajikan panorama alam yang sangat indah dan taman-taman dengan pepohonan yang rindang cocok untuk bersantai. Udaranya begitu segar dan panorama alam ini begitu menyejukkan mata.

Dari puncak Gunung Padang ini sebagian wajah Kota Padang dapat dinikmati. Serta juga pemandangan laut yang dapat menikmati matahari terbenam.

Dalam perjalanan menuju puncak, pengunjung akan melihat bunker pertama yang berdekatan dengan rumah penduduk.

Bunker kedua berhadapan dengan langsung kedai milik warga dan digunakan sebagai gudang. Sedangkan untuk benteng pertama bernama Pilboks.

Benteng ini memiliki ruangan cukup luas, terdapat meriam besi yang besar dan dengan tipe benteng yang berbentuk empat poligon setengah lingkaran dibangun sekitar tahun 1942-1945.

Benteng kedua yang memiliki bentuk seperti rumah yang tertulis BOW dan memiliki dua ruangan yang tak beratap. Bila sampai puncak akan terdapat dua bunker.

Kemungkinan jika dilakukan penggalian di lokasi ini akan ada banyak lagi benteng-benteng yang tersembunyi. Mengingat pada zaman dulu Gunung Padang dijadikan salah satu basis pertahan tepi pantai oleh penjajahan Jepang.

Untuk menjangkau kawasan wisata ini, pengunjung harus melewati Jembatan Siti Nurbaya menyeberang ke jalan yang menuju pintu gerbang kawasan wisata Gunung Padang (jalan ini juga rute yang dilalui ke Pantai Air Manis).

Sampai di gerbang, pengunjung hanya bisa naik dengan berjalan kaki setelah membeli tiket di loket tiket masuk. Jika memerlukan panduan guide, penjaga loket juga akan membantu mencarikannya. Keberadaan guide akan membantu memberikan informasi dan kisah-kisah seputar Gunung Padang.

Lepas dari gerbang, perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri jalan setapak menanjak hingga ke puncak, kurang lebih 15-30 menit perjalanan. Selain sisa pendudukan Jepang yang disebutkan diatas, menjelang puncak, juga dapat ditemukan sebuah celah batu dengan tangga menurun. Konon, lorong ini adalah lokasi makam dari Siti Nurbaya.

Oleh Pemerintah kota Padang, Gunung Padang masuk dalam kelompok wisata terpadu yang terintegrasi dengan Pantai Padang, Pantai Air Manis, Pelabuhan Muaro dan Kawasan Kota Tua. []

You May Also Like