ARASYNEWS.COM, JAKARTA – Presidium alumni (PA) 212 dalam keterangan tertulisnya Senin (29/11/2021), menyatakan akan menggelar acara Reuni 212 di Masjid Az Zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Akan tetapi, Pengurus Majelis Az-Zikra menyatakan menolak kegiatan PA 212 diselenggarakan di tempatnya, karena masih dalam suasana duka.
Pasalnya, keluarga besar di Masjid Az-Zikra masih diselimuti duka atas wafatnya putra kedua dari almarhum Ustaz Arifin Ilham, Muhammad Ameer Adz Zikro.
Sementara itu, Steering Committee Reuni 212 Slamet Maarif sebelumnya mengatakan, acara Reuni 212 di kawasan Patung Kuda tetap digelar tanpa perlu mendapatkan izin dari polisi.
Sebab, menurut Slamet, hal itu merujuk Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Ditempat terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria merespons pembatalan reuni 212 yang rencananya digelar di Masjid Az Zikra, Sentul Kabupaten Bogor.
Pemprov DKI, kata Riza, sebenarnya sudah senang dan bersyukur saat reuni 212 diputuskan tidak dilakukan di Jakarta.
“Kami sangat senang dan bersyukur kepada panitia yang (tadinya) akhirnya memutuskan tempat di Sentul,” kata Riza dalam rekaman suara, Rabu (1/12/2021).
Namun perubahan tempat kembali diumumkan sehingga perhelatan reuni 212 batal digelar di Sentul.
Riza menekankan, meski dibatalkan di Sentul, bukan berarti di DKI Jakarta diizinkan untuk digelar.
Dia berharap agar panitia reuni 212 kembali mempertimbangkan acara tersebut karena berpotensi menimbulkan kerumunan dan penyebaran Covid-19.
“Kami minta supaya panitia mempertimbangkan kembali karena ini masa pandemi,” ucap Riza.
Riza mengatakan, izin penyelenggaraan tidak diberikan meski di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya sekalipun.
Pembicaraan izin reuni 212, kata Riza, sudah dibicarakan di Polda Metro Jaya dan dipastikan tak ada penerbitan izin.
“Polda sendiri kan harus izin dari Satgas Covid-19, Satgas Covid-19 tidak memberikan izin digelar di Patung Kuda,” tukasnya.
Ditempat terpisah, Polda Metro Jaya melalui Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan bahwa pihaknya telah menutup sejumlah ruas jalan di kawasan Monumen Nasional dan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, mulai Rabu (1/12/2021) malam.
Ia mengatakan penutupan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan massa yang tetap nekat melangsungkan kegiatan Reuni 212 di kawasan tersebut pada Kamis (2/12/2021).
“Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kerumunan pada kerumunan 212. Tetap mereka memaksa melakukan untuk kegiatan tersebut padahal Polda Metro Jaya tidak memberikan izin,” ujar Sambodo kepada wartawan, Rabu (1/12/2021).
Menurut Sambodo, penutupan jalan di seputaran Patung Kuda dan Kawasan Monas akan dimulai pada pukul 24.00 WIB sampai Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Dengan begitu, para pengendara yang hendak melintasi kawasan tersebut diimbau untuk mencari jalur alternatif. []