ARASYNEWS.COM – Terkait viralnya pungutan atau retribusi bagi pengunjung yang akan masuk Masjid Terapung Samudera Ilaihi di kawasan Pantai Carocok Painan, mantan Bupati Pesisir Selatan Hendra Joni merasa malu dan kecewa.
Ia menyayangkan sikap petugas dan pemerintah Pesisir Selatan serta Dinas Pariwisata yang meminta retribusi tersebut.
“Itu salah konsep, dulunya masjid itu dibangun untuk memudahkan masyarakat beribadah di kawasan wisata. Tidak ada pungutan karena merupakan kawasan wisata,” terang Hendra Joni, dalam keterangannya yang dikutip pada Sabtu (14/5/2022).
“Tidak diperbolehkan sama sekali memungut bagi wisatawan yang hendak melakukan sholat,” kata dia.
“Kita sudah atur dulunya retribusi dulunya hanya di gerbang masuk tidak ada di dekat masjid atau di depan masjid. Jadi jika ada pengunjung yang sudah membayar retribusi masuk kawasan di pintu gerbang, pengunjung dapat menikmati fasilitas yang ada. Termasuk Masjid Terapung ini. Selanjutnya jika mau naik perahu ke pulau baru berbayar di dekat situ,” terang dia.
Terkait adanya pungutan itu, disebutkan dia bahwa hal itu sudah merusak tatanan yang ada ya g sebelumnya telah dikonsepkan.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan kepada pemerintah Pessel dan Dinas Pariwisata agar membenahi dan mengatur tempat retribusi yang berada di kawasan tersebut agar nantinya tidak menjadi viral dan mengecewakan semua pihak. []