ARASYNEWS.COM – Tiga dari empat pemudik yang hilang di sungai akibat perahu yang ditumpangi tenggelam telah ditemukan semuanya. Mayat ditemukan di lokasi-lokasi yang berbeda.
“Korban pertama yang ditemukan adalah Rajis, di temukan di Tanjuang, Kampar Riau, pada pukul 07.00 WIB tadi pagi. Yang kedua, Fadil ditemukan di Candi Muara Takus, Riau pada pukul 09.17 Wib. Dan yang ketiga, Nono ditemukan Pulau Antuan 2-3 km dari tempat awal kejadian di Kapur IX pada pukul 11.10 WIB,” terang Komandan Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra, Jum’at (14/5/2021).
“Setelah itu korban dibawa ke Puskesmas, dan korban langsung di jemput kelurga dan di bawa ke rumah duka masing masing,” tukasnya.
“Ketiga korban ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Dan kami dari posko turut belasungkawa,” tukas Robi.
Robi menerangkan, korban yang ditemukan bernama Rajis (30) berasal dari Bayang, kabupaten Pesisir Selatan. Kemudian Fadil Irsandi (21) asal Aur Kuning, Payakumbuh.
“Korban Rajis ditemukan di Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Riau,” kata Robi.
Penemuan korban berawal dari informasi masyarakat yang melihat benda mencurigakan mengapung di tengah sungai.
“Awalnya masyarakat desa Tanjung yang menemukan. Setelah dapat informasi, kami datangi. Setelah di croscek, ternyata jenazah tersebut salah satu dari korban yang hanyut,” terang Robi.
Setelah ditemukan, jenazah Rajid dibawa ke Puskesmas Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota. Sedangkan keluarga Rajid juga sudah menunggu di Pos Pencarian Korban di Muaro Paiti, Kapur IX.
Berselang dua jam setelah itu, pada pukul 09.17 WIB, tim Basarnas juga menemukan korban bernama Fadil Irsandi.
Jasad korban kedua, Fadil (21) ditemukan di Nagari Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau. Jenazah Fadil Irsandi dievakuasi oleh Pos SAR Pekanbaru di Muara Takus,” katanya.
Terkait kevalidan jenazah Fadil, pihaknya sudah mencocokkan ciri-ciri fisik dan barang bawaan yang terlekat di tubuh jenazah.
“Barusan sudah saya hubungi Wali Nagari Muara Takus. Sudah dicocokkan ciri-ciri fisik dan barang bawaan yang melekat di badan jenazah. Hasilnya cocok dengan salah satu korban atas nama Fadil Irsandi,” jelasnya kepada awak media.
Untuk jasad yang terkahir, Nono (31) ditemukan Pulau Antuan 2-3 km dari tempat awal kejadian di Kapur IX pada pukul 11.10 WIB
Sebelumnya, empat pemudik Minang dari Duri berencana ingin mudik ke kampung halaman di Sumbar. Namun karena ada penyekatan pemudik di perbatasan Sumbar – Riau, mereka pun memilih jalur sungai untuk mengelabui petugas.
Empat pemudik ini naik perahu masyarakat dari Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Di tengah perjalanan, tepatnya di Nagari Muaro Paiti, Kecamatan Kapur 9, Kabupaten Limapuluh Kota, Perahu yang ditumpangi terbalik pada Rabu, 12 Mei 2021.
Akibatnya, tiga pemudik hanyut dan dinyatakan hilang. Mereka adalah Rajid (30) Fadil Irsandi (21) asal Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan dan. Kemudian Nono Arismen (31) asal Kota Payakumbuh. Sedangkan satu pemudik bernama Rahman Rahim (21) asal kota Payakumbuh berhasil selamat bersama pemilik perahu. []