Kopdes Merah Putih Berdiri di Kawasan Rawan Bencana

ARASYNEWS.com — Viral di media sosial berdirinya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berada di tepi aliran Batang Sianok, Nagari Sianok Anam Suku, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Perihal itu, Komandan Kodim 0304/Agam, Letkol Inf. Slamet Dwi Santoso, mengatakan bahwa penentuan lokasi pembangunan bukan dilakukan oleh TNI.

Dikatakannya, lahan telah disiapkan oleh pemerintah nagari berdasarkan hasil musyawarah bersama Kerapatan Adat Nagari (KAN).

“Lahan disiapkan nagari. Itu pun atas dasar hasil musyawarah yang sudah dilakukan oleh pemerintah nagari beserta KAN sebelum diajukan untuk pembangunan KDMP,” dalam keterangannya yang dikutip Rabu (8/7).

“Kami tidak asal membangun dan menentukan tempat, tapi dari rekomendasi di daerah,” sebut dia.

Sementara itu, dari sisi KAN menyebutkan bahwa lokasi tempat berdirinya Koperasi itu telah disepakati bersama pemuka adat dan lokasi itu merupakan milik negara.

Hingga Juli 2026, tercatat sebanyak 135 unit Kopdes Merah Putih telah beroperasi di seluruh penjuru Sumatra Barat.

Berdirinya koperasi ini merupakan salah satu program pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Dan koperasi desa ini telah mulai didirikan dan diresmikan untuk mendukung ekonomi berbasis nagari.

Hal lain dikutip dari ahli geologi yang meminta pemerintah lebih cermat dalam menentukan lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Pemilihan lokasi tidak cukup hanya mempertimbangkan ketersediaan lahan, tetapi juga harus mengacu pada aspek tata ruang, kebencanaan, hingga kelayakan usaha.

Pernyataan itu disampaikan menyusul polemik lokasi bangunan KDMP di kawasan Ngarai Sianok, Nagari Sianok Anam Suku, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang viral di media sosial.

Bangunan yang akan digunakan untuk aktivitas ekonomi masyarakat, lokasi KDMP seharusnya dipilih melalui kajian yang komprehensif.

Juga mempertimbangkan aspek pemasaran, pemerintah juga harus memastikan lokasi memenuhi ketentuan tata ruang dan aman dari ancaman bencana.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like