ARASYNEWS.com, PEKANBARU — Masyarakat diundang untuk ambil bagian dalam sayembara logo hari jadi ke-69 provinsi Riau.
Kompetisi ini menjadi ruang bagi para desainer dan kreator lokal untuk menuangkan gagasan visualnya.
Adapun untuk hadiah yang dipersiapkan bagi pemenang adalah dengan total Rp 15 juta.
Mardoni Akrom, selaku Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Riau, mengatakan, panitia akan memilih satu karya terbaik serta sepuluh karya nominasi.
“Menyambut Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, akan diadakan Sayembara Logo. Ada total hadiah mencapai Rp15 juta yang diberikan kepada satu logo terpilih dan 10 logo nominasi,” kata Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Riau, Mardoni Akrom, dikutip Ahad (12/7).
Pendaftaran dan pengiriman karya dibuka sejak 10 Juli dan akan ditutup pada 19 Juli 2026 sampai pukul 23.59 WIB. Proses penjurian akan berlangsung pada 20–21 Juli 2026.
Nantinya, panitia akan mengumumkan 11 logo nominasi pada 23 Juli 2026, sementara logo pemenang yang terpilih dijadwalkan diumumkan secara resmi pada 27 Juli 2026.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa peserta merupakan masyarakat yang berdomisili di provinsi Riau. Dan dalam pendaftaran itu harus melampirkan KTP provinsi Riau.
Untuk peserta yang berusia 17 tahun ke bawah, syarat identitas diri dapat diganti dengan Kartu Identitas Anak (KIA) atau Kartu Keluarga (KK).
Peserta juga harus mengunggah surat pernyataan bermeterai Rp10.000 yang menyatakan karya tersebut orisinal serta bukan modifikasi maupun tiruan dari desain lain.
Peserta yang masuk dalam 11 nominasi harus memiliki atau membuka rekening Bank Riau Kepri dan NPWP paling lambat tiga hari setelah pengumuman nominasi.
Beberapa ketentuan lainnya diantaranya adalah:
-Karya yang dilombakan harus benar-benar hasil kreasi peserta.
-Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembuatan logo tidak diperbolehkan.
-Karya juga tidak boleh pernah dipublikasikan maupun diikutsertakan dalam kompetisi lain.
-Tidak mengandung unsur pornografi maupun SARA.
-Desain menampilkan karakter yang unik, sederhana, modern, serta tetap merepresentasikan nilai-nilai budaya Melayu dan mudah diterapkan pada berbagai media publikasi.
-Peserta harus menyertakan penjelasan filosofi logo, jenis huruf yang digunakan, kode warna, serta mengirimkan file dalam format AI, PDF, PNG, dan JPG dengan resolusi minimal 300 dpi.
-Pemenang nantinya juga harus menyerahkan panduan aplikasi logo pada berbagai media, seperti baliho, spanduk, banner, kaus, hingga mockup lainnya.
“Karya desain logo merupakan karya asli peserta. Dilarang keras penggunaan AI dalam pembuatan logo serta bukan tiruan atau jiplakan desain yang sudah ada,” tegas Mardoni.
“Nantinya hak cipta logo pemenang sepenuhnya menjadi milik pemerintah daerah. Panitia nantinya juga memiliki hak untuk melakukan penyempurnaan maupun modifikasi terhadap desain terpilih, baik bersama pembuat logo maupun pihak lain yang dianggap kompeten, tanpa kewajiban memberikan royalti tambahan kepada pemenang. Dan keputusan penentuan pemenang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” terang dia.

Logo yang dikirim peserta wajib mengusung tema besar Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, yakni “Bersatu dalam Keragaman, Maju dalam Pembangunan.”
Surat pernyataan dapat diunduh melalui QR Code yang tersedia pada akun Instagram @biroadpim.riau.
Seluruh dokumen, mulai dari logo, identitas peserta, surat pernyataan, hingga filosofi desain, dikirim melalui email sayembaralogo69tahunriau@gmail.com dalam satu folder dengan format penamaan (Nama Lengkap)_SAYEMBARALOGORIAU.
[]