ASN Nekat Libur dan Cuti Saat Libur Maulid Nabi Bisa Saja Dipecat

ARASYNEWS.COM – Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang berpergian dan cuti selama libur Maulid Nabi Muhammad SAW pada 18-22 Oktober 2021. Dalam surat yang disampaikan, jika melanggar, maka aparatur sipil negara (ASN) bersangkutan bahkan berpotensi terkena pemecatan.

Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerjasama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sudah mengatur pengenaan sanksi bagi PNS yang nekat cuti saat Maulid Nabi pada tahun ini.

“Ada sanksinya. Itu diserahkan ke masing-masing PPK (pejabat pembina kepegawaian) instansi,” terangnya, dikutip pada Sabtu (16/10/2021).

Satya menerangkan, PPK kemudian akan melihat catatan PNS yang melanggar. Itu dilakukan untuk mempertimbangkan pemberian sanksi atau hukuman disiplin bagi pegawai bersangkutan.

“Larangannya kan tidak bepergian (saat Maulid Nabi). Kalau bepergian berarti ada pelanggaran, PPK akan memberikan hukuman disiplin. Mengenai jenisnya tergantung dari catatan PNS dimaksud, apakah sudah pernah melaksanakan pelanggaran-pelanggaran yang lain,” tuturnya.

Dengan begitu, PNS yang sudah banyak melakukan kebandelan dan kembali nekat berpergian saat Maulid Nabi, maka yang bersangkutan bisa terkena sanksi terberat berupa pemecatan.

“Bisa (kena hukuman disiplin berat). Kewenangan ada di PPK instansi terkait,” pungkas Satya. []

You May Also Like