ARASYNEWS.COM – Biasanya air di darat berasa tawar atau tidak asin seperti di laut. Selian itu, air yang berasal dari gunung biasanya dingin dan ada juga yang panas.
Ada yang berbeda dengan air di kaki Gunung Marapi yang dikelilingi perbukitan dan jauh dari laut ini.
Air di kaki gunung Marapi yang ada di provinsi Sumatera Barat ini ada yang aneh yang dirasakan. Air ini terdapat pada tabek atau kolam yang berukuran sekitar 35 x 10 meter persegi, dengan kedalaman air pada bagian tepi sekitar 1 meter dan pada bagian tengah sekitar 3 meter.
Air pada kolam ini berasa asin dan dipercaya mampu menyembuhkan penyakit kulit. Selain itu juga cukup jernih untuk berenang-renang di Tabek ini, dan dapat terlihat dasarnya dari luar permukaan. Tetapi tidak ada ikan yang hidup di air Tabek ini.
Tabek ini terletak di Jorong Simpang Tigo, Nagari Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat.
Tabek ini berada di kaki gunung Marapi, di areal persawahan dan ladang milik masyarakat. Sekitar 100 meter dari jalan raya Batu Palano – Koto Baru.
Masyarakat sekitar menamai tabek ini dengan nama Tabek Aia Asin (kolam berair asin).
Hingga kini, banyak masyarakat sekitar memanfaatkan air ini untuk irigasi dan berenang. Tetapi masyarakat tidak ada yang mengkonsumsi air pada kolam ini.
Air ini dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit karena airnya mengandung semacam belerang. Yang berkemungkinan ada kaitannya dengan gunung Marapi
Diketahui, air dan kolam ini sudah ada sejak dari zaman dahulu serta tak pernah kering.
Pada bagian hulunya, tampak sumber air yang sangat besar, yang keluar dari lubang-lubang bawah tanah.
Jika melompat ke bagian ini, kita tak akan tenggelam karena tubuh akan didorong ke permukaan oleh sumber air.

Dikutip dari keterangan para ahli geologi Sumatera Barat menjelaskan, Tabek Aia Asin memang mengandung unsur kimia tertentu dibandingkan kolam lainnya.
Berdasarkan pengamatan fisik secara kualitatif, unsur kimia kolam ini adalah aluminium, mangan magnesium, calsium, kalium, natrium, dan chloride. Unsur-unsur tersebut adalah unsur kimia yang berasosiasi dengan magma dan batuan pembentuk Gunung Marapi
Keberadaan kolam ini tak lepas dari patahan Sumatera yang melewati kawasan Batu Palano. Pada zona ini memang sering muncul semburan air, uap air atau gas yang membawa unsur kimia, tergantung jenis batuan dan tanah yang dilewatinya.
Kawasan ini dapat menjadi potensi wisata yang diminati. Selain untuk mengobati penyakit kulit juga dapat menikmati keindahan alam persawahan dan ladang yang hijau. []