ARASYNEWS.COM – Ramadhan untuk tahun 2022 akan dilaksanakan di awal-awal bulan April. Dan berkemungkinan pelaksanaan shalat tarawih dibuka dan dapat dilakukan umat Muslim di Indonesia untuk di masjid dan musholla.
Dikatakan Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi bahwa untuk tahun ini berkemungkinan tidak akan diterapkan physical distancing di masjid dan musholla.
“Di Ramadhan tahun ini, mungkin jaga jarak saat salat Tarawih tidak dilakukan lagi,” kata Siti Nadia dalam konferensi pers virtual, Selasa (8/3/2022).
Upaya yang kemudian dilakukan untuk memastikan protokol kesehatan tetap terjaga dengan baik adalah meminta kepada masyarakat agar membawa alat ibadah sendiri-sendiri.
“Jadi, tetap patuh prokes dengan memastikan bawa sajadah sendiri-sendiri dari rumah,” katanya.
Pembahasan ini disampaikan Siti Nadia dalam menyikapi adanya isu pelonggaran prokes menyusul penurunan tren kasus Covid-19 di beberapa minggu terakhir. Tapi, soal pelonggaran ini, ia memastikan bahwa belum ada kebijakan final, karena itu pakai masker masih menjadi hal yang harus dilakukan.
“Apakah pelonggaran jaga jarak saat salat Tarawih bisa diterapkan, itu akan kami lihat lagi perkembangan kasusnya seperti apa. Apakah trennya terus menurun atau tidak. Kami berharap pandemi dapat dikendalikan,” tambah Siti Nadia.
Sebelumnya, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban pun optimis di Ramadhan tahun ini pandemi bisa terkendali.
“Saya optimis, kita bisa mengendalikan (pandemi Covid-19) sebelum bulan Ramadhan,” katanya di Twitter, belum lama ini.
Optimisme tersebut muncul karena tren kasus Covid-19 memperlihatkan penurunan yang berarti dan ranking Indonesia secara global pun terus menurun. []