Hanya Setahun Sekali, Sayang Dilewatkan

ARASYNEWS.com — Banyak yang menyambut malam pergantian tahun Masehi, tetapi tidak banyak yang dilakukan dalam menyambut pergantian tahun Hijriyah. Padahal ada amalan yang bisa dilakukan dan juga dianjurkan.

Satu Muharam pada tahun 1448 Hijriyah jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Dan menyambut tahun baru umat Islam ini ada beberapa amalan yang bisa dilakukan.

Diantaranya adalah membaca doa akhir tahun, membaca ayat kursi, baca doa awal tahun, membaca surah yassin, memperbanyak sedekah, dan berpuasa.

Membaca doa akhir tahun pada bada Asyar

Allahumma ma ‘amiltu min amalin fi hadzihis sanati ma nahaitani fanhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fiha ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ala ‘uqubati, wa da‘autani ilat taubati min ba‘di jara’ati ‘ala ma’shiyatik. Fa inni astaghfiruka, faghfirli wa ma ‘amiltu fiha mimma tardha, wa wa’attani alaihis tsawaba, far as aluka an tataqabbala minni wa la taqtha’ raja’i minka ya karim

Artinya: “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah”

Selanjutnya, membaca doa setelah shalat Maghrib sebanyak tiga kali

Allahumma antal abadiyyul qadimul awwal. Wa ‘alda fadhlikal ‘azhimi wa karimi judikal mu‘awwal. Hadza ‘amun jadidun qad aqbal. As‘alukal ishmata fihi minas syaithani wa auliya’ih, wal ‘auna ala hadzihin nafsil ammarati bis su’l, wal isytighala bima yuqarribuni ilaika zulfa, ya dzal jalati wal ikram.

Artinya: “Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

Kemudian membaca doa taubat

Allahummaghfir li khathi‘ati wa jahli, wa israfi fi amri, wa ma anta a‘lamu bihi minni. Allahummaghfir Ii jiddiwa hazli, wa khathai wa ‘amdi. Wa kullu dzalika ‘indi. Allahummaghfir li ma qadamtu wa ma akhkhartu, wa md asrartu, wa ma a‘lantu, wama anta a‘lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu‘akhkhiru, wa anta ‘ala kulli syai’in qadirun.

Artinya: “Tuhanku, ampunilah kekeliruan dan kebodohanku, kelewatan batas dalam sebuah hal, dan dosaku yang mana Kau lebih tahu dariku. Tuhanku, ampunilah dosaku dalam serius dan gurauanku, kekeliruan dan kesengajaan. Apa pun itu semua berasal dariku. Tuhanku, ampunilah dosaku yang terdahulu dan terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan kunyatakan, dan dosa yang mana Kau lebih tahu dariku. Kau maha terdahulu. Kau maha terkemudian. Kau Maha Kuasa atas segala sesuatu’ (HR Bukhari dan Muslim)

Adapun membaca surah Yassin sebanyak tiga kali, yakni yang pertama niat agar panjang umur dan selalu taat kepada Allah SWT. Yang kedua niat agar diberi rezeki yang halal, berkah dan luas. Kemudian yang ketiga niat agar selalu Husnul khatimah dan terhindar dari bala.

Dilanjutkan dengan ber-dzikir:
Astaghfirullahal azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih.

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya.’

Kemudian membaca tasbih, tahmid, dan takbir:
Tasbih : Subhanallah
Tahmid : Alhamdulillah
Takbir : Allahu Akbar

Yang juga sebaiknya dilakukan adalah memperbanyak sedekah, ini karena siapa yang memuliakan akhir sesuatu, In syaa Allah, Allah memuliakan kehidupan berupa husnul khotimah.

Umat muslim juga saat di awal tahun melakukan puasa Sunnah di bulan Muharram.

Rasulullah ﷺ bersabda:
“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yaitu Muharram.” (HR. Muslim)

Jadwal puasa Muharram 1448 H

  • 1 Muharram : Selasa, 16 Juni 2026
  • Tasu’a (9 Muharram) : Rabu, 24 Juni 2026
  • Asyura (10 Muharram) : Kamis, 25 Juni 2026
  • Ayyamul Bidh (13–15 Muharram) : 28-30 Juni 2026

Semoga Allah memudahkan langkah kita dalam beribadah dan menerima setiap amal kebaikan yang kita lakukan pada tahun sebelumnya dan tahun depan. Aamiin.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like