ARASYNEWS.COM – Saksi bisu perjalanan dan perkembangan Islam selama 2 abad di Lima Puluh Kota kini kembali bersinar. Surau Tuo Ampang Gadang telah selesai dipugar. Bangunan ikonik dengan arsitektur khas Minangkabau ini bukan sekadar tempat ibadah, tapi juga sebagai saksi sejarah yang sudah berdiri sejak awal abad ke-19 atau sekitar tahun 1834.
Surau Tuo Ampang Gadang ini berada di Nagari Tujuah Koto Talago, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Dan diganti nama dengan Masjid Tuo Ampang Gadang.
Surau ini bernilai sejarah ini sudah mengalami rusak berat, dan tidak terpakai cukup lama, sehingga menjadi perhatian banyak pihak baik dari pemerintah kabupaten Limapuluh Kota dan Provinsi Sumatera Barat serta pemerintahan nasional.
Surau Tuo Ampang Gadang ini merupakan salah satu aset budaya bukti sejarah perkembangan Islam di Sumatera Barat sejak Agama Islam pertama kali memasuki ke wilayah ini.
Keberadaan Surau Tuo Ampang Gadang sebagai salah satu masjid yang cukup besar dizamannya ini tentunya akan daya tarik banyak orang untuk menelusuri sejarah perkembangan Islam di Sumatera Barat yang berfilosofikan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Kini masjid yang sebelumnya tidak terpakai dan tidak terawat atau telah lama kosong telah mendapat pemugaran.
Ada yang unik, meski bangunan utama kini tampak segar dengan balutan warna hijau, menara lamanya tetap dibiarkan autentik dengan jejak usianya. Kontras yang indah antara masa lalu dan masa kini.
Selain itu, tiang-tiang penyangga di dalam ruang surau ini juga telah diperbaiki dan ada juga yang diganti.
Demikian juga dengan lantai yang terbuat dari kayu. Ada yang dipertahankan karena masih kokoh dan ada juga yang diganti.
Pemugaran yang dilakukan ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar, dan juga dengan mempertahankan keasliannya.
Bentuk atap bertingkat dan struktur kayu yang masih terjaga. Dari tampilan baru saat ini, surau Tuo Ampang Gadang ini tampak lebih rapi bersih dengan dominasi warna hijau.
Sementara itu pada bagian menara yang berdiri kokoh disamping bangunan surau juga masih akan mempertahankan bentuk aslinya.

Kini, surau Tuo Ampang Gadang akan kembali berfungsi sebagai tempat ibadah serta menjadi simbol pelestarian budaya dan sejarah perkembangan Islam.
[]