ARASYNEWS.COM – Setiap daerah di Indonesia memiliki cerita-cerita tentang makhluk gaib. Dan sebagian orang meyakini makhluk tersebut hadir di tengah kehidupan masyarakat, begitu juga di Sumatera Barat.
Cerita tentang makhluk gaib ini biasanya berkembang di kehidupan sehari-hari masyarakat, yang ceritanya diwariskan secara turun-temurun. Hal ini sebagai bentuk pelajaran dan pengajaran kepada setiap orang agar bersikap, berucap, dan berbuat baik dalam kehidupan sehari-harinya.
Hanya saja, apa yang disampaikan tentang keberadaan makhluk gaib terkadang dianggap sepele bagi banyak orang pada zaman sekarang. Sementara itu, ternyata ada juga yang mendapati kenyataannya.
Keberadaan makhluk-makhluk gaib ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Lebih taat dalam beribadah agar tidak takut akan gangguannya.
Disisi lain, makhluk gaib ini bukan hanya berwujud laki-laki ataupun perempuan, ternyata ada juga yang anak-anak. Beberapa diantaranya yakni:
Hantu Aru-Aru
Merupakan sebuah cerita tradisional atau cerita rakyat yang berasal dari kanagarian IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat.
Hantu aru-aru adalah makhluk halus yang bergentayangan ditempat-tempat tinggi. Tempat hantu aru-aru biasanya berada diatas bubungan atap, diatas pohon yang kayunya besar dan rindang serta di tempat tinggi lainya.
Biasanya orang yang akan dirasuki oleh hantu aru-aru ini adalah anak-anak yang masih bermain di waktu sore atau lebih tepatnya pada saat waktu magrib tiba, kadang-kadang ada juga anak remaja yang suka melamun sendiri.
Ketika seseorang telah dirasuki oleh hantu aru-aru, maka orang tersebut akan dibawa berjalan-jalan ketempat yang indah-indah karena pandangan matanya telah diubah oleh hantu aru-aru sehingga orang yang telah dirasuki tersebut akan menurut saja ke mana ia akan dibawa. Mereka yang pernah dilarikan oleh hantu aru-aru menceritakan, kalau dirinya dibawa bermain ketaman yang indah penuh dengan bunga-bunga dan kupu-kupu yang warnanya cantik-cantik. Ada juga yang dibawa seolah-olah menaiki kuda atau naik keatas punggung burung besar yang seolah-olah terbang ke langit melihat pemandangan yang indah.
Orang yang sudah dilarikan oleh hantu aru-aru sulit untuk menemukannya, biasanya orang sekampung mencari berkeliling kampung dengan membunyikan canang atau bambu sebagai kentongan untuk mencari orang yang hilang tersebut dan menyusuri setiap rumah-rumah kosong maupun ke tempat pohon-pohon kayu yang besar.
Ada sebuah pemahaman yang dapat diambil dari cerita rakyat di kanagarian IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat ini, yakni jangan membiarkan anak-anak bermain-main pada waktu sore hari menjelang masuknya waktu sholat Maghrib dikarenakan pada saat itu terjadi perpindahan antara siang dengan malam hari dan biasanya makhluk halus mulai menampakkan dirinya atau wujudnya pada tempat-tempat tertentu. Disamping itu janganlah suka melamun bagi anak-anak remaja karena dengan melamun mungkin ada-ada saja yang akan merasuki tubuhnya dalam artian istilah lokal disebut tasapo menurut pemahaman orang kampung di kanagarian IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat.
Tuyul
Kalau makhluk yang satu ini pasti sudah banyak yang mengetahui. Tuyul memiliki ciri khas kepalanya yang botak dan bertelanjang dada. Disebutkan bahwa Tuyul gemar mencuri uang untuk majikannya. Tuyul juga terkenal suka bermain dan sering melalaikan tugas dari tuannya.
Kalau melihat dari sisi sejarah, sepertinya hantu Tuyul tidak semistis kedengarannya.
Makhluk kerdil dulu hadir sejak tahun 1870. Muncul akibat kesenjangan sosial antara para pedagang dan petani. Belanda mengubah sistem ekonomi jadi liberal. Para petani semakin miskin karena perubahan ini sedangkan para saudagar mendadak kaya raya.
Petani yang merasa iri menanyakan kepada para pedagang dari mana hasil kekayaan mereka. Mereka yang tidak bisa membuktikannya akan dicap masyarakat sebagai orang yang hina, karena dipandang menggunakan makhluk mistis sebagai sumber kekayaan yang instan.
Bayi Bajang
Bayi Bajang erat kaitannya dengan dunia pesugihan. Dikatakan, bagi mereka yang mau kaya dengan instan bisa melakukan pesugihan yang satu ini. Meskipun membutuhkan bayi, para pelaku pesugihan tidak perlu menyediakan bentuk fisiknya. Sebab, bayi yang digunakan sebagai pesugihan adalah ruh bayi berusia 7 bulan yang meninggal karena aborsi.
Mereka yang mencoba melakukan pesugihan bayi Bajang akan mendapatkan efek yaitu sulit mendapatkan anak. Atau jika sudah tua, sulit memiliki cucu. Selain itu, mahar yang dibutuhkan mulai puluhan hingga ratusan juta rupiah
Hantu Anak
Hantu Anak memiliki beragam versi yang berbeda. Bahkan ada beberapa tempat yang dipercaya terdapat hantu anak di dalamnya, seperti di daerah Bandung, Jakarta Selatan, dan Ciputat.
Beberapa versi mengisahkan tentang hantu anak ini pernah hadir dari anak berkebangsaan Belanda. Pada saat itu sedang diadakan pesta di rumahnya, sehingga tidak ada yang menyadari hilangnya si anak. Jika saat ada pesta dan mencium bau kentang, maka bisa menjadi pertanda kehadirannya.
Versi lainnya bahwa seorang anak meninggal karena dibunuh pembantunya sendiri. Usut punya usut, ini karena si anak bertingkah sangat nakal, sehingga pembantunya membunuhnya dan menghidangkannya bersamaan dengan kentang yang direbus.
Welthok
Hantu Welthok merupakan hantu yang cukup terkenal di Surabaya dan sekitarnya. Wujudnya anak kecil yang memiliki anggota tubuh yang tidak sempurna. Bagian kepalanya tidak memiliki tempurung dan mengeluarkan bara api.
Hantu Welthok sering muncul ketika pergantian hari dari siang menjelang malam. Biasanya ia menampakkan diri di sekitaran sungai untuk bermain dan mencari udang.
Hantu tersebut yang mendapatkan udang di sungai akan dibakar di atas kepalanya untuk dikonsumsi kemudian.
Meskipun senang bermain di sekitaran sungai, hantu Welthok tak bisa dikategorikan sebagai hantu banyu (air). Karena tempat tinggal hantu itu di sekitaran hutan dekat tepi sungai. Ia muncul dalam waktu yang singkat untuk menangkap udang seukuran tengkoraknya saja.
Hantu Anak Sima
Hantu Anak Sima terkenal di sekitaran Banjar, Kalimantan Selatan. Hantu ini tidak sepenuhnya berupa makhluk astral, melainkan perpaduan antara manusia dan setengah hantu. Dikabarkan hantu Anak Sima gemar memakan jantung manusia.
Kisah bermula ketika seorang perempuan hamil dan melahirkan anak dari hubungan gelapnya. Karena merasa malu dengan perbuatannya ini, perempuan itu membuang bayinya di hutan, berharap bayinya meninggal.
Namun, bayi itu selamat karena ada siluman terkuat di Kalimantan, yakni Siluman Takau, yang merawatnya seperti anak sendiri.
Siluman Takau memberikan daging dan jantung manusia untuk makanan Anak Sima ini. Akhirnya Anak Sima sangat suka dengan jantung manusia. Saking sayangnya dengan Anak Sima, siluman Takau memberikan sebagian kekuatannya untuk Anak Sima.
Hantu ini menjebak korbannya dengan menangis. Korbannya yang merasa kasihan akan menggendong Anak Sima. Kemudian, Anak Sima memakan jantung korbannya dari punggung.
Itulah beberapa hantu Indonesia dengan wujud anak kecil. Dan yang tersirat dari kisah cerita tradisional ini adalah tentang perlindungan terhadap anak-anak.
[]