ARASYNEWS.COM – Mengikuti perkembangan zaman, teknologi akan diterapkan di sekolah rakyat. Dan pemerintah akan menargetkan mulai dioperasikan pada Juli 2025 untuk sekolah rakyat.
Nantinya, peserta didik dan tenaga pendidik akan belajar dan mengajar dengan menggunakan fasilitas iPad di sekolah rakyat.
“Siswanya bukan kita kasih buku ataupun kapur, tapi sudah menggunakan iPad,” kata Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dalam keterangan resmi, Jum’at (20/5/2025).
“Setiap siswa sudah menggunakan iPad, jadi sistem pendidikan yang akan kita gunakan itu berbasis teknologi,” kata Agus.
“Presiden meminta Sekolah Rakyat jenjangnya mulai dari SD, SMP, SMA. Tiap sekolah diharapkan ada 1.000 siswa dan kita diperintah supaya di tahun ini sudah bisa membuka sekolah di 100 titik,” ujarnya.
Agus menjelaskan bahwa lembaga pendidikan ini merupakan sekolah unggulan yang berbeda dari sekolah formal biasa.
Sekolah Rakyat yang dibangun di atas lahan minimal delapan hektar itu dilengkapi dengan berbagai fasilitas lengkap, mulai dari laboratorium, fasilitas olahraga, asrama, hingga kebutuhan dasar seperti seragam dan alat belajar, semuanya disediakan secara gratis dan mengikuti perkembangan zaman.
Sekolah rakyat gratis ini berkonsep asrama yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk desil 1 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pemilihan lokasi didasarkan pada DTSEN, dengan prioritas awal di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten, karena hampir 50 persen penduduk miskin berada di wilayah tersebut. Selain itu juga pada didirikan di pulau Sumatera.
Ke depan, pemerintah menargetkan setiap kabupaten/kota memiliki minimal satu Sekolah Rakyat. Proses seleksi calon siswa dilakukan melalui verifikasi langsung oleh pendamping PKH atau petugas Sentra Kementerian Sosial.
Mereka akan melakukan kunjungan ke rumah calon siswa untuk menilai kondisi keluarga secara menyeluruh, termasuk melakukan asesmen terhadap orang tua dan anak calon siswa Sekolah Rakyat.
“Jadi ini perintah langsung dari Pak Presiden, Sekolah Rakyat ini diperuntukkan untuk orang-orang yang betul-betul tidak mampu,” pungkas Agus Jabo. []