ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Menjelang Ramadhan 1445 H/2024 M, Polda Riau melakukan pemusnahan puluhan ribu barang bukti hasil operasi cipta kondisi. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Mapolda Riau pada Selasa (5/2/2024).
Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan, pihaknya telah melaksanakan operasi cipta kondisi di seluruh Polres dan Polresta se Provinsi Riau.
“Insyaallah, kita akan memasuki bulan suci Ramadhan, untuk itu apa yang kami lakukan adalah standar operating prosedur,” kata Kapolda.
“Kami melakukan operasi kegiatan rutin yang di tingkatkan. Intinya bahwa jangan sampai gangguan keamanan itu ada, dan mengganggu rusaknya nilai daripada ibadah puasa,” kata Kapolda.
“Nah, ini yang kami display dan dilakukan oleh seluruh Polres jajaran,” sambungnya.
Ia menerangkan, upaya yang dilakukan ini adalah rutin yang ditingkatkan yang sudah dimulai sejak Februari lalu dan akan berakhir lada 7 Maret 2024 mendatang.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh jajaran Polda Riau, yaitu h-five 5.418 butir, ganja 746,48 gram, ekstasi, 29,814 butir, sabu 32,949 gram, minuman keras (miras) 14.458 botol.
Juga knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis sebanyak 1.500 knalpot, barang bukti komputer judi online sebanyak 324 unit rokok ilegal sebanyak 12.000 bungkus.
“Barang bukti yang kami kumpulkan ini adalah hasil tangkapan Polda dan hasil Polresta. Polres jajaran melakukan hal yang sama, dan Alhamdulillah setiap tahun kita lakukan,” ungkapnya.
“Dalam kegiatan ini juga kita mengungkap sabu, lalu kita juga mengungkap 5 tersangka yang mengoperasikan judi online dan kegitan yang mereka lakukan tersebut dilakukan sejak 2022,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan, pihaknya juga melakukan razia di tempat-tempat hiburan dan berhasil mengamankan miras dan ekstasi.
Kemudian, sebutnya, dilakukan operasi balap liar dan berhasil mengamankan ribuan knalpot brong.
“Upaya yang kami lakukan tentunya bertujuan menciptakan penguatan ditengah masyarakat, karena penguatan di masyarakat itu adalah konsep tujuan utama kami,” tukasnya
“Pengungkapan kasus yang kami lakukan tentunya merupakan kebanggaan bagi Polri, tetapi ada yang lebih daripada itu, jika kita dapat mencegah kejahatan, perjudian, minuman keras dan sebagainya, tentunya upaya tersebut merupakan kemuliaan, jadi betapa mulia kita ketika dapat mencegah hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban,” pungkas Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Plh Sekdaprov Riau, Indra, Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun, Ketua DPRD Provinsi Riau, Yulisman beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau. []