ARASYNEWS.COM – Tidak seperti yang lainnya, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati meminta maaf atas kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara. Ia mewakili jajaran Pertamina mengucapkan duka cita atas korban dalam insiden tersebut.
“Saya beserta semua jajaran Pertamina menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya insiden ini. Tidak ada satu pun dari kita yang menginginkan insiden itu terjadi,” ujar Nicke di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, pada Sabtu (4/3/2023) kemarin.
“Dalam hal ini permohonan maaf kami sampaikan kepada seluruh masyarakat yang terdampak, keluarga yang ditinggalkan,” lanjutnya.
Saat ini korban luka yang saat ini masih mendapat perawatan dan ia berjanji akan pelayanan yang terbaik.
Bahkan, Pertamina juga akan menanggung seluruh biaya perawatan korban dan memberikan santunan bagi korban yang meninggal.
“Seluruh biaya sampai dinyatakan sembuh dan bisa pulang dan beraktivitas seperti biasa ini akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pertamina,” kata Nicke.
Bukan hanya itu saja, ia pun sudah memberikan instruksi kepada bawahannya melalui relawan Pertamina.
“Petamina akan memberikan penanganan yang terbaik bagi masyarakat terdampak,” jelas Nicke.
Selain membentuk tim untuk penyelidikan insiden kebakaran, Pertamina juga fokus memberikan penanganan bagi korban dan warga terdampak.
Bantuan mulai disalurkan ke posko-posko tanggap darurat, berupa makanan, air mineral dan alas tidur. Pertamina menyampaikan komitmennya untuk bertanggungjawab penuh, termasuk atas biaya pengobatan korban.
Nicke juga berjanji kebutuhan korban yang sedang mengungsi akan dipenuhi sepenuhnya.
Selain itu, ia memastikan pelayanan bahan bakar minyak (BBM) tetap akan dijaga di tengah insiden kebakaran. Maka dari itu, ia mengimbau masyarakat tidak panic buying karena pasokan BBM tetap aman.
“Stok BBM untuk Jakarta, Banten, Jawa Barat tersedia secara cukup,” kata Nicke.
Disisi lain, banyak pejabat di Jakarta yang mencari-cari kesalahan yang terjadi, bahkan juga terkait keberadaan pemukiman penduduk yang berada disekitar kawasan yang terbakar itu. []