Tempat-tempat Berkibarnya Bendera Merah Putih di Riau Pasca Diumumkan Kemerdekaan RI

ARASYNEWS.com — Pasca pembacaan teks proklamasi di Jakarta oleh Soekarno, berkibar bendera merah putih dan kemudian mulai tersebar kabar hingga ke berbagai daerah di Indonesia.

Akan tetapi, karena keterbatasan komunikasi, maka pengibaran bendera tidak terjadi dalam waktu yang bersamaan.

Untuk di kota Pekanbaru, bendera merah putih berkibar sebagai penegasan kemerdekaan RI setelah beberapa hari.

Satu tempat itu saat ini adalah di dalam kawasan ruang terbuka hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas. Tempat ini menjadi sakral dan bersejarah di Riau.

Lokasinya berada di Jalan Ahmad Yani, kecamatan Senapelan, kota Pekanbaru. Pertama kali bendera Merah Putih dikibarkan oleh Angkatan Muda PTT (Post-Telephone en Telegraph) Pekanbaru pasca-kemerdekaan.

Tempat ini menjadi simbol penegasan kemerdekaan RI setelah proklamasi kemerdekaan diumumkan di Jakarta.

Kemudian, para pejuang di berbagai wilayah Riau bergerak cepat untuk menandai kedaulatan Indonesia dengan mendirikan monumen, mengibarkan bendera, serta melakukan konsolidasi politik.

Selian itu, di kota Pekanbaru, bendera merah putih juga dikibarkan di gedung PRRI (Rumah Controleur Belanda). Situs cagar budaya ini beralih fungsi menjadi pusat gerakan politik pemuda pasca-kemerdekaan. Tempat ini dijadikan basis bagi panitia kemerdekaan lokal untuk menyusun strategi mempertahankan kemandirian Riau dari ancaman kembalinya tentara Sekutu dan NICA.

Bangunan bersejarah dari era kolonial Belanda sekitar tahun 1930 yang saat ini terletak di kawasan Senapelan, persimpangan Jalan Ahmad Yani – Jalan Juanda, Kota Pekanbaru, dan telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya.

Tempat lainnya di wilayah Riau adalah di Istana Siak Sri Indrapura (Siak), kabupaten Siak, Riau. Sesaat setelah mendengar berita proklamasi, Sultan Siak ke-12, Sultan Syarif Kasim II, langsung menyatakan integrasi dan kesetiaannya kepada Republik Indonesia.

Secara sakral, sang Sultan menyerahkan mahkota kerajaan, pedang, beserta bantuan uang tunai sebesar 13 juta gulden kepada Bung Karno untuk menyokong modal awal pemerintahan RI yang baru berdiri.

Wilayah lainnya di Riau yang pertama kali berkibarnya bendera merah putih adalah di Kota Lama, Tanjungpinang (saat itu wilayah keresidenan Riau masih menyatu dengan Kepulauan Riau).

Kemudian didirikan tugu Proklamasi Riau atau dikenal juga dengan Tugu Patung Fisabilillah. Tugu ini didirikan tepat di lokasi pertama kalinya teks proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan di wilayah tersebut. Tempat ini dianggap sakral karena menjadi episentrum penyebaran kabar kemerdekaan RI ke wilayah kepulauan.

Selain itu, juga dikibarkan bendera di lapangan Tugu Bangkung, di Jalan Merdeka (sekitar makam Datuk Konel), Selatpanjang, Kepulauan Meranti. Tempat ini menjadi saksi sejarah pengibaran bendera merah putih pertama kali di wilayah Selatpanjang. Kabar kemerdekaan yang terlambat sampai membuat para pejuang setempat baru bisa melaksanakan upacara pengibaran resmi di tempat ini pada Oktober 1945.

Di Kampar, bendera merah putih pertama kali berkibar pada Senin tanggal 11 September 1945. Pengibaran bersejarah ini berlokasi di lapangan depan Kantor Demang Bangkinang, yang saat ini dikenal sebagai kawasan Lapangan Merdeka, Bangkinang Kota, kabupaten Kampar, provinsi Riau.

Pelaksanaan dipimpin oleh Mahmud Marzuki, seorang ulama dan pejuang karismatik asal Kumantan, Bangkinang, yang bertindak sebagai pemimpin upacara. Disebutkan bahwa pada saat itu sedang hujan deras dan mendapat pengawasan ketat tentara pendudukan Jepang.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like