ARASYNEWS.COM – Seorang jama’ah haji dari kloter 10 asal Kabupaten Kampar provinsi Riau dikabarkan wafat di Rumah Sakit King Al Fahd kota Madinah pada Ahad (26/05) jam 11.30 waktu Arab Saudi. Ia dikabarkan meninggal dunia karena sakit.
Jama’ah ini bernama Sibus bin Kanenduasin yang berasal dari desa Simalinyang Kecamatan Kampar Kiri.
Almarhum disholatkan di Masjid Nabawi dan dimakamkan di Madinah. Pemakaman dilakukan pihak penyelenggara di Madinah.
Kloter 10 ini merupakan tergabung jama’ah dari Kampar dan Dumai.

Sebelumnya, pada Sabtu (25/5/2024), jama’ah haji asal kabupaten Kampar telah selesai melaksanakan umrah wajib, rangkaian umrah wajib dimulai dengan dilaksanakan Miqat
Selanjutnya, mulai meninggalkan Madinah menuju Makkah untuk melaksanakan tawaf, sya’i dan tahallul pada hari Sabtu malam waktu Saudi dimulai jam 10 malam hingga Ahad dini hari.
Fuadi, selaku pembimbing dari Kloter 5, mengatakan jama’ah baru bisa melaksanakan tawaf dan sa’i di malam hari karena cuaca malam tidak panas.
Pelaksanaan tawaf dan sa’i sendiri dilaksanakan di pelataran Ka’bah dan Bukit Safa dan Marwah. Jama’ah dipandu oleh petugas kloter 5 BTH.
Sementara bagi jama’ah lansia, tawaf dan sa’i dilakukan di lantai 3 Masjidil Haram
“Bagi jamaah lansia dan jamaah dengan resiko tinggi mereka tawaf dan sa’i di lantai 3 karena pemerintah Saudi menyediakan jalur khusus di lantai 3 namun jalur tawaf-nya agak panjang, untuk satu putaran saja jarak tempuhnya sampai 1 kilometer,” ungkap Fuadi,
yang juga menjabat sebagai Kepala Kemenag Kampar ini. []
Source. Diskominfo Kampar