Science Experiment Kukerta Neurova 2026 Bersama Anak-anak Sekolah di Kampung Dalam Siak

ARASYNEWS.COM , SIAK – Mahasiswa FMIPA Universitas Riau dari kelompok Neurova lakukan program kerja Science Experiment yang sejalan dengan SDGs ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas dalam Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di dua SD Negeri di kampung Dalam Kecamatan Siak, Riau, yakni SD Negeri 002 dan 005.

Luna Salwa Putri Maryanto, perwakilan kelompok menyebutkan program kerja yang dilakukan dalam
Science Experiment yakni Gunung Lava dan Ecoprint.

“Science Experiment di SD Negeri 002 kami laksanakan pada 20 Januari, dan di SD Negeri 005 pada 2 Februari,” kata Luna Salwa Putri Maryanto, dalam keterangannya, Rabu (3/2).

“Kegiatan ini sukses terlaksana. Tujuannya untuk mencipta suasana belajar yang aktif, menyenangkan, tidak membosankan, dan melatih siswa belajar melalui pengalaman langsung (learning by doing) sehingga konsep sains lebih mudah dipahami,” kata dia.

Kegiatan ini, kata dia, berkontribusi dalam pembentukan karakter siswa melalui keberanian bertanya dan sikap menghargai proses belajar.

Dipaparkannya, rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam Science Experiment Gunung Lava diawali pembukaan acara oleh Master of Ceremony (MC) yaitu Luna Salwa Putri Maryanto, lalu dilanjutkan dengan pemaparan materi seputar gunung lava oleh Hiskia Quintris Br Silalahi.

Siswa-siswi yang hadir tampak serius dan makin bersemangat saat praktek simulasi gunung lava yang dipandu oleh Rizka Aulia.

Dan kegiatan berlangsung riang dikarenakan para siswa-siswi aktif dalam mengikuti kegiatan terutama ketika sesi kuis seputar materi dilakukan.

”Melalui program kerja ini kami ingin siswa siswi SDN 002 menumbuhkan rasa kepo dan minat belajar melalui pengalaman langsung yang aman dan mudah dilakukan,” dikatakan Hiskia selaku koordinator program kerja Science Experiment: Gunung Lava.

Sementara itu, kegiatan Science Experiment: Ecoprint dimulai pada pagi hari didalam ruangan kelas. Ihza Mahendwiani selaku pemateri memberikan penjelasan awal, dan dilanjutkan praktik yang dipandu Evelyn Theodora Br Bangun.

Aktivitas mendapat pengawasan langsung oleh guru pendamping dikarenakan menggunakan alat seperti palu dan kuas.

Salah satu siswa SD Negeri 005 Kampung Dalam, Zaza antusias dalam kegiatan ini, “Acaranya seru, kami jadi tau kalau tumbuhan tu bisa bagi warna ke kain cuma di pukul pukul ja.”

”Ecoprint seperti barang baru ya, saya sendiri belum tahu kalau ada yang namanya Ecoprint dan ini semacam seni terus dibuatnya pakai daun-daunan, anak-anak lain sebenarnya juga bisa praktik dirumah,” kata Zaza bersemangat.

Sri, selaku guru pendamping dan wali kelas memberikan apresiasi karena kelompok Neurova telah memberikan pengetahuan dan pembelajaran kreativitas tentang barang-barang yang ada disekitar.

Untuk diketahui, Science Experiment: Gunung Lava dan Ecoprint ini mengajarkan reaksi kimia sederhana mengenai asam dan basa serta interaksi antara pigmen alami tumbuhan dengan serat kain, yang diperkuat oleh penggunaan mordant.

Siswa-siswi juga turut belajar mengenai tekanan yang menyebabkan reaksi semburan yang menyerupai gunung berapi sehingga proses pembelajaran lebih mudah dipahami serta menarik dan kreasi ini membentuk ikatan kompleks yang menyebabkan warna alami dapat menempel dan bertahan pada kain.

[Rls]

You May Also Like