Pemprov Riau Harus Jelas dan Transparan Gunakan APBD Riau

Ratusan Mahasiswa Unri Geruduk Kantor Gubernur Riau

ARASYNEWS.com, PEKANBARU — Kantor Gubernur Riau yang berada di Jalan Jenderal Sudirman kota Pekanbaru digeruduk mahasiswa Universitas Riau (Unri). Mereka melakukan aksi unjuk rasa di samping halaman kantor Gubernur pada Selasa, 12 Agustus 2026.

Sebelum sampai, mereka melakukan longmarch dari kampus di Jalan HR Subrantas. Datang dengan menggunakan sepeda motor dan bus.

Dengan mengenakan baju almamater, mereka juga membawa bendera dan spanduk yang berisi tuntutan.

Ada beberapa poin yang disampaikan, yakni tentang kondisi infrastruktur jalan di Riau, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga persoalan pencairan dana beasiswa bagi mahasiswa untuk periode 2025-2026. Persoalan ini disebut karena kurang seriusnya pemerintah provinsi Riau.

Ketidakjelasan pencairan beasiswa tersebut telah merugikan mahasiswa yang seharusnya mendapatkan hak untuk menunjang kebutuhan pendidikan mereka.

Sempat terjadi saling dorong antara mahasiswa dengan aparat kepolisian yang melakukan penjagaan di lokasi.

“Hari ini kita lawan, Provinsi Riau harus mendengar suara kami!” teriak salah seorang orator.

Sementara itu, untuk saat ini pemprov Riau diketahui mengalami kesulitan dalam APBD.

Gubernur Riau pernah menyampaikan bahwa APBD Riau tahun 2026 mengalami defisit sekitar Rp1,2 triliun.
Atas kondisi ini, pemerintah tengah mencoba mengatur belanja daerah ke yang lebih penting.

Disisi lain, pihak mahasiswa universitas juga ingin kejelasan dan keterbukaan skala prioritas ketika kondisi APBD sedang defisit.

Mahasiswa mewakili masyarakat Riau meminta agar pihak Pemprov Riau agar adil, transparan dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat dalam mengelola APBD Riau.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like