ARASYNEWS.COM, ARAB SAUDI – Sebuah bongkahan batu terlihat utuh berdiri yang diperkirakan telah berusia ribuan tahun. Batu ini dikenal dengan nama Al Naslaa. Terletak di Padang Pasir Tayma, berada di barat laut Arab Saudi atau di pertengahan Madinah dan Dumah.
Hingga kini batu berukuran raksasa ini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan hingga sekarang. Ini karena batu besar ini terlihat seperti terbelah dua dengan rapi. Jika diperhatikan, belahan batu ini terbelah sempurna seperti yang ditebas pedang.
Memang terlihat unik, menjadi dua bagian dalam satu formasi. Keduanya juga nampak memiliki penyangga berupa batu kecil di masing-masing bagian bawahnya.

Sungguh besar ciptaan Allah SWT, dan suatu formasi batu ini mampu membuat ahli arkeolog bingung dan dianggap sebagai misteri.
Hipotesa mengenai garis lurus yang membelah batuan pun mulai bermunculan. Mulai dari yang bersifat ilmiah, hingga disebabkan oleh peradaban luar bumi yang cerdas.
Beberapa kemungkinan yang diungkapkan adalah sedikit pergeseran di bawah salah satu penyangga hingga menyebabkan batu terbelah atau senjata laser dari makhluk luar angkasa yang memiliki peradaban lebih maju.
Dilansir dari saudi-archaeology.com, Ahad (18/4/2021), selain terbelah secara sempurna, juga terlihat gambar hewan mirip kuda atau unta dan manusia pada batu Al Naslaa juga menjadi bahan penelitian dan renungan para ahli.

Daerah Tayma Oasis sendiri menurut penelitian pernah ditempati oleh banyak orang mulai dari keluarga kerajaan Babilonia hingga pedagang yang kerap bepergian dari satu ke satu daerah.
Mereka berinteraksi lewat media dengan berbagai cara, termasuk menulis dan menggambar di atas bebatuan. Dan salah satu bukti ini gambar di permukaan batu ini juga menjadi suatu kesimpulan banyak ahli ahli.
Hingga kini, belum ada teori memuaskan mengenai batu Al Naslaa.
Disisi lain, ada yang beranggapan, kalau ini hanyalah hasil pengikisan bebatuan karena kandungan mineral yang terdapat di bagian yang terbelah lebih sedikit.
Tapi tetap saja, ahli arkeolog bertanya-tanya, bagaimana bisa lurus belahan pada batunya. Dan bisa bertahan sampai kapan batunya sebelum jatuh yang hanya ditopang batu kecil.
Dan tentang lukisan kuno di permukaan batu Al Naslaa ini, lukisan berupa kuda atau unta dan manusia di dekat bagian yang terbelah. Tapi tentu saja, lukisan itu sampai kini belum terungkap asal muasalnya. []