Melihat Pelangi Lebih Dekat di Air Terjun Pelangai Gadang

ARASYNEWS.COM, PESISIR SELATAN – Air terjun Pelangai Gadang, begitulah masyarakat menyebut ada air terjun ini. Lokasinya berada sekitar 10 kilometer dari Balai Selasa, yakni salah satu kecamatan di Pesisir Selatan. Tempatnya berada di hulu nagari Pelangai.

Jika dari pusat ibukota kabupaten Pesisir Selatan yakni Painan, maka ke arah provinsi Bengkulu, sekitar satu jam setengah sampai ke Balai Selasa.

Dan selanjutnya, ke Nagari Pelangai, dan dari sini harus menempuh berbagai tantangan dengan menyusuri jalan setapak sejauh 5 kilometer.

Sepanjang perjalanan, para travelers bakal dihadapi dengan banyak batu berukuran raksasa dan jenis lumut serta gulma. Keindahan alam, ekologi, dan habitat tanaman rimba yang masih asri dan alami memberikan kesan tersendiri di sepanjang perjalanan.

Selain itu, hewan-hewan jenis unggas seperti burung banyak terdapat di area ini. Kicauan suaranya dapat terdengar hiruk pikuk disepanjang perjalanan. Dan melintas jalan ini, para travelers bakal banyak menjumpai hewan kecil berwarna hitam yang dinamai dengan Pacet.

Dalam perjalanan, juga ditemui kolam dengan air yang sangat jernih seperti kaca. Airnya dingin, bening, dan tidak dalam.

Hampir diujung perjalanan, travelers akan meniti jembatan gantung yang terbuat dari kayu dan mulai terdengar suara air yang terjun.

Air terjun Pelangai ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter. Dan air jernihnya yang dingin menantang para travelers untuk mandi dan berenang-renang. Tapi perlu ekstra hati-hati, karena banyak bebatuan di aliran airnya.

Pemkab Pesisir Selatan mengatakan keindahan yang terpancar dari Air Terjun Pelangai Gadang tersebut adalah keasrian, keindahan dan airnya yang bersih.

Disebutkan juga saat waktu tertentu, para travelers akan dapat melihat embun yang terbang membentuk miliaran kristal air dan bila ditimpa cahaya matahari menghasilkan pelangi yang sangat indah di kaki air terjun.

“Di air terjun itu, Anda akan saksikan pelangi sepanjang waktu pada siang hari saat matahari bersinar terik,” disebutkan dalam situs pemkab Pesisir Selatan. Hal ini karena butiran air yang berwarna-warni akibat biasan sinar matahari ke arah air terjun.

Para travelers yang datang ke area air terjun ini tidak jarang melihat pelangi lebih dekat.

Masyarakat sekitar hingga kini tetap menjaga keasrian area ini untuk habitat hewan dan tumbuhan. Dan pada waktu-waktu tertentu setiap tahunnya terus menjaga kebersihan area ini.

Selain itu, warga di sana juga berkomitmen untuk tidak mengganggu asset yang berharga itu. Batu batu karang yang terdapat di sekitar piringan dibiarkannya utuh. Tak satupun yang diganggu. Dan begitu juga dengan pengunjung yang datang tidak membuat pengrusakan.

Objek wisata air terjun Pelangai Gadang, biasanya akan ramai dikunjungi saat menjelang bulan puasa atau balimau. Saat balimau, biasanya ribuan pengunjung datang. Mereka tidak hanya terkonsentrasi di piringan air terjun, tapi juga disepanjang aliran airnya.

Untuk menjaga keasrian lingkungan, diimbau setiap yang datang agar tidak meninggalkan sampah yang berserakan, dan merusak area dengan coretan. []

You May Also Like