Masih Pertahankan Bentuk Lama, Masjid Raya Koto Baru Berusia Lebih Satu Abad

ARASYNEWS.COM – Berkunjung ke masjid yang khas dan unik menjadi salah satu destinasi wisata religi yang bisa dilakukan. Keberadaan masjid-masjid tua menjadi bukti sejarah perkembangan Islam sejak zaman dahulu hingga saat ini.

Di provinsi Sumatera Barat, ada banyak masjid yang khas dan bangunannya bernuansa unik. Bahkan ada yang masih mempertahankan bentuk lama bangunannya.

Salah satunya ada di Kabupaten Solok Selatan yang masih dalam catatan pelestarian cagar budaya oleh provinsi Sumatera Barat.

Masjid Raya Solok Selatan ini salah satu contoh masjid yang memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang khas.

Masjid Raya Solok Selatan terletak di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

Menurut literasi, bahwa Masjid Raya Solok Selatan dibangun pada tahun 1922 dan memiliki corak arsitektur yang menggabungkan unsur-unsur Persia dan Minangkabau. Begitu unik dan otentik sebagai cagar budaya yang menakjubkan.

Dapat terlihat keunikannya dengan bentuk atap berjenjang dan bergonjong dihiasi dengan ukiran pada dinding masjid yang menunjukkan perpaduan Persia – Minangkabau.

Perpaduan dari berbagai corak terlihat jelas pada arsitektur masjid ini, umumnya yaitu Persia dan Minangkabau. Pada bagian atap masjid ini terdiri beberapa tingkatan yang sedikit cekung, hanya saja di tingkatan atap teratas terdapat ruang berbentuk persegi dengan empat atap bergonjong mengarah ke empat penjuru mata angin yang dilengkapi dengan mustaka di bagian tengahnya.

Menurut pemuka masyarakat setempat, empat gonjong itu melambangkan empat raja dari empat suku yang bermukim di kawasan Alam Surambi Sungai Pagu, yaitu Malayu, Kampai, Panai, dan Tigo Lareh.

Sementara mustaka yang menjulang setinggi lebih kurang 1,5 meter merupakan perlambangan bahwa empat raja tersebut bertuhan kepada yang satu, yakni Allah.

Selain itu, pada bagian dalam bangunan masjid juga dihiasi dengan ukiran-ukiran. Jama’ah yang berkunjung ke masjid ini dapat menyaksikan keindahan arsitektur yang unik sekaligus merasakan ketenangan dan kedamaian di dalamnya.

Masjid Raya Solok Selatan juga memiliki beberapa keunikan lainnya yakni model bangunan yang masih terjaga keasliannya hingga kini. Berbeda dengan kebanyakan masjid saat ini yang dibangun dengan gaya modern.

Kini, Masjid Raya Solok Selatan telah menjadi salah satu destinasi wisata religi di Sumatera Barat.

Berkunjung ke masjid Raya Solok Selatan dapat dicapai dengan jalur darat. Letaknya juga mudah dijangkau dan diketahui. Berada di dalam kawasan wisata Saribu Rumah Gadang.

Saribu Rumah Gadang adalah kawasan wisata yang sempat meraih Anugerah Desa Wisata Indonesia. Di kawasan ini, terdapat ribuan rumah adat tradisional Minangkabau yang menjadi daya tarik wisatawan.

Jika melihat bangunan masjid ini, hampir mirip dengan masjid Rao Rao yang terletak di Kabupaten Tanah Datar, yaitu berupa perpaduan antara arsitektur Minangkabau dengan Persia.

Masjid Raya Solok Selatan ini sempat mengalami kerusakan yang berat akibat gempa yang terjadi pada 28 Juni 1926 yang berkekuatan 7,6 SR, yang pada saat itu masjid ini masih dalam tahap pengerjaan sehingga mengakibatkan pembangunannya baru dapat diselesaikan pada tahun 1933. Kerusakan parah pada dinding-dinding masjid.

Masjid satu lantai ini dahulunya dikenal dengan nama Masjid Batu Koto Baru. Dan sejak dulu selalu digunakan untuk aktivitas ibadah umat Islam hingga sebagai sarana pendidikan agama bagi masyarakat sekitar. []

You May Also Like