ARASYNEWS.COM, BATAM – Delay untuk keberangkatan pesawat juga terjadi bagi jema’ah calon haji menuju ke Tanah Suci. Kali ini dialami ratusan jema’ah calon haji asal Kampar dan Kabupaten Siak Provinsi Riau.
Ada sebanyak 438 jema’ah yang tertunda diterbangkan pada Senin (27/4/2026) pagi. Mereka tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Batam (BTH). Mereka dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada pagi hari, namun harus menunda perjalanan.
Diketahui, ini terjadi akibat adanya kesalahan teknis pada pesawat.
Akibat penundaan tersebut, para jema’ah tidak kembali ke asrama haji, melainkan diinapkan di salah satu hotel di Batam sambil menunggu kepastian jadwal keberangkatan selanjutnya.
Kondisi ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan jema’ah selama masa penantian waktu keberangkatan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau, Defizon, menyebutkan saat ini jema’ah ditempatkan di hotel dan belum ada kepastian waktu keberangkatan.
“Penundaan karena ada teknis pada pesawat. Kita masih menunggu konfirmasi resmi terkait jadwal keberangkatan terbaru,” kata Defizon, Senin pagi.
“Berkemungkinan berangkat pada Senin malam. Namun jadwal tersebut masih bersifat tentatif sambil menunggu kesiapan penerbangan,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, yang tergabung dalam kloter ini ada sebanyak 438 jema’ah yang terdiri dari 436 orang asal Kabupaten Kampar dan 2 orang dari Kabupaten Siak sebelumnya telah masuk Asrama Haji Batam pada Ahad (26/4/2026).
Disebutkan ada gangguan teknis pada sistem flight control pesawat Saudia Airlines setelah tiba di Bandara Hang Nadim. Perbaikan pesawat sedang berlangsung menunggu suku cadang dan jamaah diinapkan di hotel serta didampingi petugas.
[]