Mahasiswa Kukerta Navakarsa Hadirkan Skills-Up Merajut Pouch, Tingkatkan Kreativitas Anak

ARASYNEWS.COM, TELUK MEREMPAN, SIAK – Mahasiswa Kukerta kelompok Navakarsa FMIPA Universitas Riau melaksanakan kegiatan Skills-Up sebagai bagian dari program pengembangan keterampilan anak melalui aktivitas kreatif berupa merajut pouch.

Kegiatan ini mengusung tema “Kreasi Tangan Kecil, Karya Bermakna: Belajar Merajut Sejak Dini”. Bertempat di aula kantor desa Teluk Merempan, pada Kamis, 5 Februari 2026.

Dila, salah seorang perwakilan kelompok menyebutkan program skills-up merupakan kegiatan edukatif yang dirancang untuk melatih keterampilan motorik halus, kesabaran, serta kreativitas anak-anak sekolah dasar di Desa Teluk Merempan.

“Kami mengajak anak-anak untuk berkreasi melalui kegiatan merajut. Anak-anak diperkenalkan pada keterampilan dasar kerajinan tangan yang dapat menjadi bekal kreativitas dan kemandirian sejak usia dini,” terang Dila, Jum’at (6/2).

Ia mengatakan, kegiatan diawali dengan pengenalan alat dan bahan merajut, seperti benang rajut dan hakpen, serta penjelasan dasar teknik merajut yang disampaikan oleh mahasiswa Kukerta Navakarsa selaku pendamping kegiatan.

Anak-anak diberikan pemahaman sederhana mengenai langkah-langkah merajut serta cara memegang alat dengan aman dan nyaman.

Selain itu, anak-anak juga diperkenalkan pada berbagai warna benang dan diajak memilih warna sesuai dengan selera masing-masing, sehingga dapat mengekspresikan kreativitas mereka sejak tahap awal pembuatan pouch.

Pada tahap selanjutnya, anak-anak diperkenalkan dengan praktik secara langsung proses merajut pouch dengan pendampingan intensif dari Mahasiswa Kukerta Navakarsa.

“Proses merajut dilakukan secara bertahap, dimulai dari membuat rajutan dasar hingga membentuk pouch sederhana,” kata Dila.

Sementara itu, pendampingan dilakukan dengan sabar dan komunikatif agar anak-anak dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik.

“Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Anak-anak tampak semangat menyelesaikan rajutan mereka hingga menjadi sebuah pouch sederhana. Setiap hasil karya anak-anak ini memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi warna maupun pola rajutan,” tukasnya.

“Melalui kegiatan Skills-Up ini, kami dari mahasiswa Kukerta Navakarsa berharap dapat menumbuhkan minat anak-anak terhadap keterampilan kerajinan tangan, melatih ketekunan dan rasa percaya diri, serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan,” harapnya.

Kegiatan ini berada di bawah tanggung jawab Salsa Nabila Putri sebagai koordinator kegiatan, yang berperan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta pendampingan selama berlangsungnya kegiatan.

Dan Pouch hasil rajutan tidak hanya menjadi hasil karya, tetapi juga menjadi kenang-kenangan berharga dari proses belajar dan kreativitas yang mereka jalani.

[Rls]

You May Also Like