Telah Menjalani Perawatan Medis Akibat Sakit, Gajah Jantan Mati di PLG Minas

ARASYNEWS.com — Seekor gajah Sumatera berjenis kelamin jantan dinyatakan mati akibat penyakit, komplikasi infeksi saluran pencernaan dan saluran pernapasan bagian atas yang memicu kelemahan otot berat (miopati). Atas penyakitnya itu, membuatnya tidak mampu berdiri.

Gajah yang diberi nama Jovi (46) itu merupakan gajah jinak yang ada di Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas, Siak, Riau. Ia bergabung sejak Februari 1998, didatangkan dari kabupaten Indragiri Hulu.

Diketahui, Jovi menjadi salah satu gajah terlatih yang berperan penting dalam berbagai operasi mitigasi konflik antara manusia dan gajah liar di berbagai wilayah Provinsi Riau.

Kabar duka ini disampaikan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Mati pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 20.45 wib.

Tim dokter BBKSDA Riau menyebutkan bahwa Jovi telah menjalani perawatan intensif selama sebulan lebih.

Dikutip dari keterangan Ujang Holisudin, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala BBKSDA Riau, mengatakan gejala penyakit mulai terlihat pada awal Juli 2026. Jovi kehilangan nafsu makan, tremor, kekakuan pada kaki, belalai, dan ekor, kesulitan berdiri. Gejala ini merupakan kelemahan umum yang dialami gajah.

“Tim medis melakukan penanganan secara intensif sesuai standar operasional dan prosedur pelayanan kesehatan satwa sejak awal tanda-tanda itu,” kata Ujang, Selasa (4/8)

Dalam masa perawatan, diberikan cairan infus selama 24 jam, vitamin, antibiotik, antiinflamasi, asam amino.

Selain itu terapi suport dan pemantauan kondisi klinis dan pemeriksaan laboratorium juga dilakukan.

Koordinasi juga dilakukan dengan Direktorat Konservasi Spesies dan Genetik Kementerian Kehutanan serta dokter hewan dari berbagai unit di lingkungan Kementerian Kehutanan untuk memperoleh pertimbangan medis terbaik.

drh. Rini Deswita, tim medis, mengungkapkan, perkembangan positif sempat terlihat, diantaranya gajah mulai menggerakkan kaki, belalai dan ekor, hingga nafsu makan. Pada sepekan perawatan sempat mampu berdiri.

Namun setelahnya, kondisi kembali mengalami penurunan hingga berkembangnya miopati.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like